MASSAMBA, TIME BERITA — Istri NG berinisial SS tegah meninggalkan tiga anak dan suaminya di Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) untuk bersuami di Manado dengan pria lain, Senin (10/02/2020).
SS meninggalkan suaminya sejak Ramadhan 2019 lalu tampa informasi yang jelas, sehingga suami dan anaknya berharap SS kembali.
Namun, kabar buruk yang diterima NG, saat mengetahui istrinya sudah menikah dengan pria lain di Manado melalui sosial media (FB) sejak Desember 2019 lalu.
SS menyebar poto di Fb miliknya bersama suami barunya (AS) sejak Januari 2020 lalu, melihat hal itu,
Kaka, NG bernama Wia, merasa kaget ketika melihat foto pernikahan istri adeknya bersama lelaki AS di Manado Sulawesi Utara (Sultra).
“Saya baru tahu setelah ada teman mengirim foto istri adekku di WA, Kemudian saya hubungi adek dan kemanakan ku untuk memperjelas kejadian itu, dan itu benar,” jelas Wia melalui pesan singkatnya kepada wartawan.
sangat disesalkan menikah tanpa ada talak atau cerai dengan NG lalu istrinya menikah lagi di Manado dengan AS.”saya sesalkan adik saya diam saja,”katanya.
Lanjut, bahwa SS menikah dengan NG tahun 1999 di Dusun Harapan, Desa Harapan, Kecamatan Mappadeceng, Kabupaten Lutra.
“Keduanya pacaran baru menikah, entah setelah sudah dikaruniai tiga anak, SS tega tinggalkan suaminya dan menikah tampa ada surat cerai terlebih dulu. ini namanya Poliandri, menikah masih status istri orang lain,”sesalnya.
Terpisah, NG yang dihubungi melalui telepon genggamnya, membenarkan kejadian tersebut. Istrinya menikah lagi di Manado dengan lelaki lain.
“Ia istri saya menikah dengan lelaki lain di Manado,”katanya.
Walau mengetahui, kejadian itu, namun NG tidak ada niat untuk melapor ke pihak berwajib, karena alasan tertentu.
“Istriku bilang, dia sendiri di tahan kalau saya melapor, karena ada surat pernyataannya. Dan istri saya akan kembali ke Masamba, hanya saja saat ini sementara menunggu kapal,”akuh NG meniru pernyataan istrinya melalui Facebook saat chating.
Sementara, Saril anak kandungnya meminta kepada bapaknya untuk melaporkan hal ini ke polisi.”teganya ibuku tinggalkan bapakku saat kondisi kita berjuang untuk hidup,”sesalnya. (Mir)