PAREPARE, timeberita.com – Di balik hiruk-pikuk pelabuhan yang sibuk, ada momen-momen tenang yang justru berbicara banyak. Salah satunya terjadi pada Selasa (16/6/2026) malam, di sebuah sudut Ruang Seduh Coffee (RSC). Di sana, aroma kopi robusta bercampur dengan angin laut yang membawa cerita, mempertemukan jajaran PT Pelni Cabang Parepare dengan awak media timeberita.com dalam sebuah silaturahmi yang hangat.
Bukan sekadar pertemuan rutin, momen ini adalah wujud kepedulian Pelni terhadap media, menjalin sinergi untuk menghadirkan informasi teraktual seputar pelayaran Nusantara. Ya, karena di balik setiap jadwal kapal, tersimpan ribuan cerita perjalanan dan rindu yang diantar ke seberang samudra.
Suasana malam itu terasa begitu istimewa disertai lirik lagu yang membuat kita terlena dengan musiknya.
Mewakili Kepala Cabang PT Pelni Parepare, Slamet Hari Santoso, hadir Kepala Urusan Operasional & Pelayanan, Eko Agung Laksono Kardi, ditemani stafnya, Ayub dan tim. Dengan ditemani semilir angin dan sajian hangat, Eko mengungkapkan betapa pentingnya jembatan komunikasi dengan media, khususnya timeberita.com.
“Kami sering membaca pemberitaan tentang Pelni di sini. Informasi yang disajikan sangat membantu masyarakat,” ujar Eko dengan ramah.
Namun, di balik kesibukan operasional kapal, ada satu hal yang membuat Eko terpana dan ingin dibaginya kepada semua orang: keunikan Kota Parepare.
“Tahukah Anda? Parepare itu istimewa. Ini adalah salah satu dari sedikit pelabuhan di Indonesia di mana masyarakat bisa duduk santai sambil menyeruput kopi, melihat secara langsung kapal-kapal besar bersandar dan berangkat. Beda dengan pelabuhan lain, seperti di Palu waktu saya bertugas, pelabuhan jauh dari perkotaan,” kenang Eko.
Eko menambahkan bahwa baru kurang lebih dua bulan bertugas di kota Parepare yang sebelumnya di Palu,”Keluarga (Istri dan anaknya) saya masih di sana, nanti tahun depan saya ajak ke Parepare untuk tinggal, karena kami sudah pindah kerja disini dan apalagi memang kami asli orang Makassar,”katanya.
Ia membayangkan sebuah potensi besar yang mungkin selama ini terlewatkan. “Bayangkan, sambil menikmati gorengan dan kopi di kawasan Senggol, Anda bisa menyaksikan kemegahan kapal yang merapat, semburat jingga senja merekah di ujung cakrawala, dan ombak yang berbisik lembut. Ini bukan sekadar pelabuhan, ini adalah obyek wisata romantis yang menunggu untuk dieksplorasi,” tambahnya penuh semangat.
Sambutan hangat pun datang dari pimpinan PT. Media Time Berita, Samiruddin. Ia mengapresiasi inisiatif silaturahmi ini.
“Kami selalu berusaha mengangkat berita tentang Pelni, agar masyarakat Ajatappareng tidak hanya tahu jadwal, tetapi juga merasakan detak jantung pelayaran Nusantara. Informasi ini penting, apalagi bagi mereka yang akan merantau atau pulang ke kampung halaman,” tutur Samiruddin dengan penuh makna.
Di penghujung acara, silaturahmi itu bukan hanya meninggalkan secangkir kopi yang telah habis, tetapi juga sebuah kesan: bahwa di Parepare, pelabuhan bukan hanya tempat transit, melainkan ruang untuk bersua, berbagi cerita, dan menikmati keindahan yang jarang dimiliki kota lain. Sebuah harmoni antara kerja, informasi, dan keindahan yang sayang untuk dilewatkan. (**)