PAREPARE, timeberita.com — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan dukungan penuhnya terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kelas IIA Parepare dengan sejumlah instansi dan mitra strategis, Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Parepare ini bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga binaan maupun petugas lapas, dan turut dihadiri sejumlah kepala instansi terkait serta para mitra kerja sama.
Tasming Hamid memberikan apresiasi kepada jajaran Lapas Parepare atas inisiatif membangun sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Kami sangat mengapresiasi komitmen yang dibangun melalui kerja sama ini. Semoga pelayanan kesehatan warga binaan semakin optimal, proses pembinaan dan reintegrasi sosial berjalan lebih baik, serta tercipta dukungan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Menurut Tasming, keberhasilan suatu program tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak. “Ketika kita bekerja bersama dengan tujuan yang sama, manfaatnya tidak hanya dirasakan institusi, tetapi juga masyarakat secara luas,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Tasming Hamid juga mengukuhkan Kader Kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Parepare. Para kader yang telah dibekali pelatihan ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan petugas kesehatan dalam memberikan edukasi, pemantauan, dan mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan lapas.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, menjelaskan penandatanganan kerja sama ini merupakan wujud komitmen lapas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. “Pelayanan kesehatan yang baik adalah bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan. Kami berharap sinergi ini semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh warga binaan maupun petugas,” ujar Marten. (**)