ENREKANG, timeberita.com – Wajah baru peribadatan hadir di Dusun Rogo, Desa Sumbang, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Masjid Darussalam Marjubah Rogo akhirnya resmi digunakan masyarakat setelah melalui proses pembangunan yang teliti dan penuh ketelitian material.
Peresmian dilakukan oleh Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra, H. La Tinro La Tunrung, bersama istrinya, Hj. Andi Silvi La Tinro (Puang Vivi), Selasa (11/8/2026). Momen pengguntingan pita diserahkan langsung kepada Hj. Andi Silvi sebagai bentuk apresiasi atas peran utamanya dalam menyokong dana pembangunan masjid tersebut.

Acara syukuran ini dihadiri ribuan warga Kecamatan Curio, serta jajaran pejabat daerah termasuk Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro, para asisten, kepala OPD, hingga perangkat desa setempat.
Sentuhan Desainer Khusus dan Material Premium
Masjid Darussalam Marjubah Rogo mencuri perhatian bukan hanya karena ukurannya, tetapi karena detail arsitektur dan kualitas material yang digunakan. La Tinro mengungkapkan bahwa ia melibatkan desainer khusus untuk memastikan setiap ornamen memiliki presisi tinggi.
“Bukan karena konstruksinya rumit, tapi kami sangat selektif memilih bahan agar benar-benar presisi, berkualitas, dan memberikan kenyamanan bagi jamaah saat beribadah,” jelas La Tinro.
Beberapa fitur unik masjid ini antara lain lampu gantung berbahan kuningan asli dari Jerman yang dibuat oleh pengrajin di Boyolali, serta podium dan mihrab yang didatangkan langsung dari pusat ukir Jepara. Kombinasi material lokal dan internasional ini menciptakan suasana ibadah yang khidmat dan estetis.
Amal Jariyah Atas Nama Ibunda
Nama “Darussalam Marjubah” dipilih sebagai penghormatan kepada ibunda Hj. Andi Silvi, yakni Hj. Andi Marjubah. La Tinro menuturkan bahwa seluruh biaya pembangunan bersumber dari dana pribadi istrinya, sementara ia sendiri fokus mengawal teknis pembangunan dan pemilihan material.
“Saya merasa terharu. Meskipun Puang Vivi orang Soppeng, ia mengabadikan nama orang tuanya di Enrekang. Ini murni amal jariyah dari uang pribadi beliau,” ungkap La Tinro dengan nada haru.
Meski didanai secara pribadi, La Tinro juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Sumbang, termasuk warga perantauan, yang turut memberikan dukungan moral maupun materi selama proses pembangunan.
Harapan Menjadi Pusat Peradaban Umat
Dalam sambutannya, La Tinro menekankan bahwa keindahan fisik masjid harus diimbangi dengan kemakmuran isinya. Ia mengajak seluruh masyarakat Rogo untuk menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan keagamaan dan silaturahmi.
“Apapun yang kita bangun tidak akan berarti tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat. Semoga masjid ini menjadi amal ibadah kita semua. Saya titip, makmurkan masjid ini,” harapnya.
Dengan diresmikannya Masjid Darussalam Marjubah Rogo, diharapkan tidak hanya menjadi landmark baru di Enrekang, tetapi juga menjadi berkah jangka panjang bagi umat Islam di wilayah tersebut. (Smr)