JAKARTA, timeberita.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memiliki pimpinan baru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Kamis malam (18/6) di Gedung BP BUMN, Jakarta, jajaran direksi BUMN pelayaran itu dirombak.
Budi Setyawan Wijaya ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Tri Andayani. Sementara posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko kini dipegang Triswahyu Herlina, menggantikan Anik Hidayati
Perombakan Strategis di Tubuh PELNI
Keputusan ini tertuang dalam Salinan Keputusan Kepala BP Nomor SR-322/BP/06/2026. RUPS yang dihadiri pejabat PT Danantara Asset Management dan BP BUMN tersebut juga mengesahkan laporan keuangan serta kinerja perusahaan untuk tahun buku 2025.
Selain pergantian di posisi puncak, terjadi juga pergeseran jabatan:
· Kokok Susanto yang sebelumnya menjabat Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, kini menjadi Direktur Armada dan Teknik.
· Hana Suhardi mengisi posisi yang ditinggalkan Kokok sebagai Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut.
Susunan Direksi PELNI Terbaru
Direksi:
1. Direktur Utama: Budi Setyawan Wijaya
2. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Triswahyu Herlina
3. Direktur Armada dan Teknik: Kokok Susanto
4. Direktur SDM dan Umum: Heri Purnomo
5. Direktur Usaha Angkutan Penumpang: Nuraini Dessy W
6. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut: Hana Suhardi
Dewan Komisaris:
1. Komisaris Utama: Soenarko Gatie Atmodjo
2. Komisaris: Faturohman
3. Komisaris: Budi Mantoro
4. Komisaris: Moekhlas Sidik
5. Komisaris Independen: Sosialisman Hidayat Hasibuan
Apresiasi untuk Tri Andayani Cs
Sekretaris Perusahaan PT PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan terima kasih kepada Tri Andayani, Anik Hidayati, dan Robert MP Sinaga atas dedikasi mereka selama periode 2022–2026.
“Ketiganya berhasil melakukan transformasi di bidang bisnis dan layanan, serta menjadi contoh pemimpin yang berintegritas dan profesional. Mereka telah membangun fondasi kuat bagi keberlanjutan perusahaan,” ujar Ditto.
PELNI dalam Angka
Sebagai informasi, PELNI saat ini mengoperasikan:
· 25 kapal penumpang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan
· 30 trayek kapal perintis untuk aksesibilitas wilayah 3TP, menjangkau 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute
· 17 kapal rede
· 8 trayek tol laut plus 1 trayek khusus untuk kapal ternak
Kepala Cabang PELNI Parepare, Slamet Hari Santoso, menambahkan bahwa transformasi bisnis dan pelayanan terus dilakukan demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
“Alhamdulillah, PELNI terus berkomitmen menghubungkan seluruh penjuru Nusantara,” tutupnya. (**)