PAREPARE, timeberita.com – Kabar bahagia menyelimuti Dermaga Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan, akhir pekan ini. Setelah menjalani masa perawatan rutin atau docking tahunan, armada kebanggaan PT Pelni (Persero), KM Binaiya, akhirnya kembali berlayar. Kehadirannya disambut hangat oleh calon penumpang yang sudah tak sabar menjejakkan kaki di atas kapas untuk menyeberangi lautan Nusantara.
Kepulangan KM Binaiya ke jalur pelayaran reguler ini tak ubarnya angin segar bagi warga Parepare dan sekitarnya. Pasalnya, kapasitas besar dan kenyamanan kapal ini menjadi andalan utama, terutama saat musim liburan sekolah dan cuti bersama menjelang akhir tahun.

Komitmen Pelayanan di Tengah Kesibukan Libur Akhir Tahun
Kepala Cabang PT Pelni Parepare, Slamet Hari Santoso, mengonfirmasi langsung kabar gembira ini di ruang kerjanya, Sabtu (13/06/2026). Dengan nada lega, ia menjelaskan bahwa proses docking tahunan yang memakan waktu beberapa pekan telah selesai dilaksanakan dengan hasil maksimal.
“Alhamdulillah, kini KM Binaiya sudah beroperasi kembali untuk melayani masyarakat yang bepergian melalui jalur laut. Kami paham betul bahwa kebutuhan transportasi laut sangat tinggi di musim libur, makanya kami percepat perawatan agar kapal benar-benar prima,” ujar Slamet dengan penuh semangat.
Menurutnya, docking tahunan bukan sekadar membersihkan karat atau mengecat ulang badan kapal. Lebih dari itu, proses ini mencakup pengecekan menyeluruh pada mesin utama, sistem navigasi, peralatan keselamatan, hingga kenyamanan kabin. “Ini wujud komitmen PT Pelni untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan penumpang adalah yang utama,” tegasnya.
Rute Populer dan Fasilitas yang Siap Dimaksimalkan
KM Binaiya dikenal sebagai kapas penumpang dan barang kelas unggulan di jalur timur Indonesia. Dengan panjang mencapai 146 meter dan bobot mati ribuan ton, kapas ini mampu menampung lebih dari 1.000 jiwa, serta puluhan kendaraan roda empat dan roda dua.
Pasca docking, KM Binaiya kembali melayani rute reguler yang menghubungkan Parepare dengan sejumlah kota penting, seperti Bontang, Labuan Bajo, Lembar, dan Waingapu hingga rute lanjutan ke wilayah timur Indonesia. Rute ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, pedagang antar pulau, hingga keluarga yang ingin berkumpul di kampung halaman.
Salah satu penumpang setia, Hj. Fatimah (52), seorang ibu tiga anak yang hendak menuju Bontang, mengaku lega mendengar kabar kembalinya KM Binaiya. “Sudah seminggu saya menunggu. Kalau pakai kapas cepat harganya mahal, tapi Pelni tetap terjangkau dan nyaman. Anak-anak saya juga suka karena ada ruang bermain dan televisi di ruang tunggu,” ceritanya sambil tersenyum.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
Manajemen PT Pelni Parepare telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan penumpang selama libur akhir tahun dan Tahun Baru. Mulai dari penambahan loket pelayanan, pembukaan online booking lebih awal, hingga koordinasi dengan otoritas pelabuhan.
Slamet Hari Santoso juga mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket jauh-jauh hari melalui aplikasi Pelni Mobile atau agen resmi. “Jangan sampai kehabisan tiket di hari-H. Kami juga mengingatkan agar penumpang tiba di pelabuhan minimal 3 jam sebelum keberangkatan untuk memudahkan proses check-in dan pengecekan barang bawaan,” tambahnya.
Napas Baru bagi Perekonomian Lokal
Tak hanya bagi penumpang, beroperasinya kembali KM Binaiya juga menjadi napas segar bagi para pedagang dan pelaku UMKM di Parepare. Banyak pengusaha kecil yang mengandalkan kapas ini untuk mengirimkan hasil bumi seperti kakao, kopi, dan rumput laut ke Pulau Jawa dan Kalimantan.
Ahmad Ridwan, seorang agen barang di kawasan Pelabuhan Parepare, mengatakan, “Selama kapas ini docking, usaha saya agak tersendat. Sekarang sudah kembali lagi, alhamdulillah, omzet mulai normal. Semoga Pelni terus menjaga keandalan armadanya.”
Pelni: Lebih dari Sekadar Kapal, Ikat Nusantara
KM Binaiya bukan hanya sekadar alat transportasi. Ia adalah saksi bisu perjalanan ribuan penumpang yang meninggalkan duka, merayakan suka, atau sekadar mencari nafkah di seberang lautan. Dengan kembali beroperasinya kapas ini, PT Pelni menegaskan komitmennya sebagai perekat Nusantara — menghubungkan pulau, menyatukan mimpi, dan menjamin tak ada warga yang terisolasi di hari-hari besar.
Jadi, bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan mudik atau liburan laut akhir tahun ini, KM Binaiya sudah siap menanti di dermaga. Selamat berlayar dan selamat menikmati keindahan bahari Indonesia! (**)