MAKASSAR, TIME BERITA, — Laskar Merah Putih (LMP) Makassar angkat bicara terkait beredarnya informasi di Media Sosial (Medsos) yang menyebut anggota LMP melakukan aksi pemukulan terhadap anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Kantor DPRD Sulsel pada Senin 19 Agustus 2019 lalu.Sabtu (24/08/2019).
Aksay Ketua Densus LMP Makassar mengatakan, kejadian itu bukan anggota LMP yang terlibat.
Dia menegaskan, jika orang yang terlibat pada kejadian itu, hanyalah oknum yang mungkin menggunakan atribut mirip dengan atribut LMP.
“Itu bukan anggota LMP yang melakukan pemukulan,”katanya.
Dia menambahkan, LMP dibentuk sebagai organisasi masyarakat untuk mengawal demokrasi.
“Kami sebagai ormas untuk mengawal demokrasi, bukan merusak demokrasi,”katanya.
Seperti halnya yang disampaikan Ketua LMP Makassar Maulana, Jika aksi kejar-kejaran dengan massa dari HMI, itu bukan anggota LMP, Tetapi itu dilakukan oleh oknum lain.
“Kalau bisa kita saling menjaga jangan menciderai,”katanya.
Dia menambahkan, jika pihaknya mengecam keras terhadap oknum yang tidak bertanggunjawab, karena telah melakukan aksi tersebut.
“Kita ini LMP cabang kota Makassar selalu berada di tengah-tengah kalaupun HMI mau kami untuk turun ikut membantu kami siap membantu,”tegasnya. dikutip dari laman Celebesmedia.id. Rabu (21/08/2019).
Sementara itu, Ketua Harian LMP Makassar, Ute Nurul Akbar menjelaskan jika LMP Makassar tidak akan melakukan tindakan seperti itu. Pihaknya adalah pengawal demokrasi bukan berpihak pada siapapun.
“Jadi bukan dari pihak LMP yang melakukan aksi kejar-kejaran dan pemukulan tetapi pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Mari kita menjaga kondisi kebangsaan kita yang beberapa hari ini sedang dicoba,”tutupnya. (*)