MAKASSAR, TIME BERITA, — Wakil Bupati Wajo H Amran, SE menghadiri Halal Bi halal Rumpun Keluarga Petta Pawwellangi yang dilaksanakan di Makassar. Kamis (13/06/2019).
Rumpung Keluarga Petta Pawwelangi yang hadir pada kegiatan tersebut yakni, Petta Benteng Pola, Petta Ranreng Talotenreng, Petta Ranreng Tua, Petta Villa, Petta Patola, Petta Cakkuridie, Petta Arung Belawa dan
Majelis Anggota Raja dan Sultan (MARS) Kabupaten Wajo dan Keluarga Besar Arung Matowa Wajo serta Tokoh Budayawan Kabupaten Wajo.
Pada kesempatan itu, H Amran menyampaikan ucapan terima kasihnya dan apresiasinya kepada rumpun keluarga Petta Pawwelangi yang mengundang pemerintah Kabupaten Wajo pada kegiatan terssebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wajo merasa sangat berbahagia dan berterima kasih atas undangan Rumpun Keluarga Petta Pawellangi,”katanya.
Dia mengenang jasa-jasa yang telah diberikan Almarhum Petta Pawellangi terhadap kemerdekaan Republik Indonesia, maupun dalam pengabdian beliau sebagai Sulewatan Tancung pada masanya.
Menurutnya, Sulewatan Tancung yang diberikan saat itu, salah satunya beliau mengratiskan masyarakat untuk memanfaatkan pasar rakyat.
Selain itu, perjuangannya juga patut di teladani dalam melawan penjajah di wilayah Kabupaten Wajo, dengan perlawanannya yang tidak pernah memberikan ruang kepada penjajah untuk bekerja sama ataupun berkonsilitasi dengan Pemerintahan Sulewatan Tancung yang dipimpinnya.
“Marilah kita jadikan momen Halal Bi Halal ini sebagai wadah untuk mempererat silaturahim di antara kita, baik sesama keluarga maupun sesama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Wajo,”katanya.
Dia mengajak seluruh keluarga yang hadir, untuk menjadikan keteladanan para tokoh kerajaan di berbagai pelosok Wajo, sebagai acuan dan kerangka pikir dalam berperilaku dan bertindak.
“Sebagaimana keteladanan yang diwariskan para pemimpin terdahulu, yakni ‘Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge,”ajaknya.
Menurutnya, keteladanan ini bukan hanya merupakan semboyang belaka, tetapi harus menjadi semangat. Jika di Kabupaten Wajo pernah dimpimpin seorang raja yang bijak, mengayomi rakyatnya, yang ‘magetteng’ (tegas), ‘malempu’ (jujur).
Dia berharap,Pemerintahan Amanah yang diusungnya untuk mewujudkan Kabupaten Wajo yang maju dan sejahtera masa priode 2019-2024 dapat menjadi pelanjut etos kerja dan kepemimpinan para Arung dan Raja pendahulu di Kabupaten Wajo.
“Harapan kami, rumpun keluarga Petta Pawellangi dan seluruh Rumpun Keluarga yang ada di Kabupaten Wajo dapat memberikan dukungan dan mengawal program pemerintah Kabupaten Wajo,”tutupnya. (Rls)