PAREPARE, TIME BERITA — Para tukang becak nongkrong di jalan Agussalim sekitar cafe & Resto Lapares, menunggu sembako dari dermawan atau oragnissi masyarakat (ormas) yang membagikan paket sembako.
Seperti Tukang becak bernama Darwis,mulai pagi hingga petang ia hanya duduk dan tidur dibecaknya sambil menunggu rezeki yang lewat, bahkan dapat sembako dan juga dapat nasi kotak serta kue kotak untuk buka puasa.
Darwis mengatakan, dirinya tidak lagi mencari penumpang, karena tidak ada lagi penumpang berkeliaran, sepih akibat dampak virus corona,”kami tidak dapat penumpang, lebih baik menunggu sembako atau takjil yang dibagikan oleh ormas atau dermawan yang melintas di daerah sini,”katanya.
Bahkan kalau dapat rezeki berupa paket sembako langsung diamankan di becaknya, bahkan waluapun sudah dapat tetap menunggu hingga matahari terbenang.”biasa dapat banyak, jika lewat disini, karena lebih banyak lewat di jalan Agussalim dari pada lokasi lain,”katanya.
Hal senada dikatakan Deng Raja, ia bukan bawah becak tapi dia bawa gerobak yang isinya gardus dan plastik, namun dia juga akui lebih banyak nongkron di jalan Agussalim dari pada mencari gardus atau plastik.
Mereka berdua mengatakan bahwa bulan ramadhan ini hanya memburu sembako dari pada memburu penumpang atau plastik,”saya biasa dapat nasi bungkus enam, dan bahkan sembako juga seperti beras dapat 10 kilo,”tuturnya. (***)