PINRANG, TIME BERITA, — Tim Pusat Sejarah ( Pusjarah) Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendatangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Unggulan, Kabupaten Pinrang. Selasa (06/08/2019). Kadatang Tim Pusjarah tersebut untuk mensosialisasikan sejarah TNI dan Gerakan Cinta dan Bangga sejarah Indonesia kepada kalangan milenial.
Tim Pusjarah yang hadir yakni, Wakil Kepala Pusjarah TNI Kolonel Inf Djodi Setiawan, Kepala Museum Keprajuritan Indonesia Letkol Sus M Taufik dan kepala Sub Seksi Koleksi Monumen Pancasila Sakti, Mayor Caj Muhammad Basyir.
Kepala SMA Negeri 11 Unggulan Pinrang, HM Ridwan Ali mengatakan, kedatangan Tim Genta Bangsa, merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi SMA Negeri 11, karena SMA Negeri 11 di wilayah Sulawesi Selatan merupakan satu-satunya sekolah yang dikunjungi.
“Kami merasa bangga dengan kunjungan yang dilakukan Mabes TNI ke sekolah kami,”ujarnya.
Dia menyebutkan, salasatu prestasi yang di persembahkan sekolah untuk TNI yakni, mendapat juara harapan dari seluruh SMA se-Indonesia pada lomba film pendek perjuangan yang dilaksanakan oleh Mabes TNI.
Ditempat yang sama, Wakil Kepala Pusjarah, Mabes TNI Kolonel Inf Djody Setiawan mengatakan, kehadiran tim
Pusjarah Mabes TNI di SMA Negeri 11 Unggulan setelah film pendek perjuangan karya dari sekolah ini menjadi juara dalam lomba film pendek yang dilaksanakan Mabes TNI.
Dia menambahkan, Pusjarah Mabes TNI merupakan satu lembaga yang memiliki tugas Pokok untuk memberikan pencerahan sejarah termasuk kepada kalangan milenial. Dengan program ‘Museum Go To School’.
Menurutnya, generasi muda harus senantiasa belajar dan mempelajari sejarah, agar semakin di pahami. “Harapan kami, kepada kaum milenial, jangan sekali-kali kalian melupakan sejarah,”pesannya.
Sementara, kepala Sub Seksi Koleksi Monumen Pancasila Sakti, Mayor Caj Muhammad Basyir mengatakan, kegiatan Genta merupakan akronim dari Generasi Muda yang cinta dan Bangga sejarah Bangsa Indonesia.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan dan mengetahui sejarah bangsa,”serayanya.
Dia menambahkan, pusat sejarah TNI hadir untuk memberikan pemahaman dan rasa kecintaan masyarakat Indonesia terkhusus anak millenial, agar tidak melupakan sejarah bangsanya.
“Kami sudah kerjasama dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, untuk mengenalkan dan mensosialisasikan rasa kebangsaan dan sejarah bangsa sehingga menimbulkan rasa nasionalisme dikalangan millenial. Karena sejarah sangat penting, tanpa sejarah kita akan mudah dilemahkan, dengan memahami sejarah akan membuat kita kuat menghadapi segala macam ancaman dari dalam dan luar negeri,”tutupnya.
Sekedar diketahui, Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kasdim 1404/Pinrang MAYOR INF Bakri, Kepala Cabang UPT SMA Wil X Baharuddin Iskandar, M.Pd, Kepala UPT SMA Provinsi Sul Sel Djasman Tanreso, Wakasek bidang Kesiswaan Syarifuddin, dan para siswa dan pendidik di sekolah itu. Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penanaman pohon di halaman sekolah.(Dia)