PAREPARE, TIME BERITA, — Puluhan Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP negeri se-Kota Parepare yang ikut kegiatan pawai budaya di Kota Semarang beberapa waktu yang lalu ternyata menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Hal tersebut diungkap Arifuddin Idris, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Parepare. Rabu (17/07/2019).
Dia mengatakan, kegiatan pawai budaya merupakan kegiatan peningkatan konpentensi dan sumber daya manusia (SDM) para Kepsek.
Dia menyebutkan, dana yang digunkan setiap Kepsek berkisar Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta perorang. Biaya tersebut sebagai biaya transportasi dan akomodasi selama perjalan dan kegiatan berlangsung.
“Kepala sekolah menggunakan dana Bos, karena ada undangan dan permintaan dari Walikota Parepare untuk mengikuti kegiatan tersebut. Penggunaan dana BOs ini, karena dalam program kerja tidak ada dana untuk kegiatan seperti itu, makanya menggunakan dana bos. Kegiatan yang diikuti hanya kegiatan pawai budaya,bukan kegaiatan Apeksi,”jelas Arif.
Dia menambahkan, permintaan dan undangan untuk menghadiri kegiatan tersebut tidak ada unsur pemaksaan didalamnya.
“Jadi sekira 100 lebih sekolah baik SD dan SMP di Kota Parepare yang ikut hanya sekira 50 Kepala Sekolah,”sebutnya.(*)