PAREPARE, timeberita.com – Sebuah peristiwa tragis dan mengejutkan terjadi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Seorang perempuan paruh baya bernama Sahara (62 th) tewas seketika setelah tubuhnya tersambar petir di tengah cuaca buruk. Bahkan, saking kerasnya sambaran itu, korban sempat terlempar dari motornya.
Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, Sabtu (25/4/2026). Saat itu, Sahara sedang dibonceng adiknya, Abdul Majid (48), mengendarai motor Honda Scoopy warna merah. Mereka baru saja pulang dari area perkebunan Sariminnyae, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, usai ziarah ke makam keluarga.
Hujan deras disertai petir masih mengguyur kawasan tersebut. Tiba-tiba, halilintar menyambar langsung ke arah mereka berdua. Keduanya pun terlempar dari sepeda motor.
Sahara meninggal di tempat kejadian dengan luka parah di kepala dan mulut yang mengeluarkan darah. Sementara Abdul Majid mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya dan kini sudah diizinkan pulang setelah mendapat perawatan medis.
Lurah Lompoe, Asmianti, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, korban adalah warga saya yang tinggal di Perumahan Timurama. Saat kejadian, cuaca sedang sangat buruk, hujan dan petir. Menurut pengakuan saudaranya (Abdul Majid), mereka sempat ‘terangkat’ lalu terlempar saat tersambar,” ujar Asmianti, yang akrab disapa Asmi.
Hasil visum di RSU Andi Makkasau Parepare menunjukkan, Sahara mengalami luka bakar di punggung akibat sengatan listrik petir. Selain itu, lehernya terbentur benda tajam yang menyebabkan darah segar keluar dari mulutnya.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, turut mengonfirmasi peristiwa ini. “Benar, satu korban jiwa dan satu luka berat. Keduanya sempat dilarikan ke RSU Andi Makkasau,” ujarnya.
Imbauan untuk Warga:
Atas peristiwa ini, Lurah Lompoe dan Kapolres Parepare mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca sedang ekstrem disertai petir. “Jangan memaksakan diri bepergian atau berada di area terbuka saat hujan petir. Keselamatan jiwa lebih utama,” pesan Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda dan Lurah Lompoe Asmianti.
(timeberita.com)