PAREPARE, TIME BERITA .com — Pengunduran diri Imam Mesjid Taqwa Lakessi kecamatan Soreang kota Parepare tidak ada unsur paksaan atau intimidasi siapapu, pengunduran diri Imam Mesjid Taqwa ini murni mengundurkan diri.
Hal ini dikatakan, mantan Imam Mesjid Lakessi Parepare, Utadz Alimuddin kepada penulis saat dikonfirmasi langsung mengenai alasan pengunduran dirinya jadi imam, Ahad (7/6/2020).
Alimuddin mengatakan bahwa selama diangkat menjadi imam mesjid Taqwa lakessi sejak tanggal 25 Nopember 2005 atau sudah kurang lebih 15 tahun menjadi imam dipercakan oleh jamaah setelah meninggal Imama mesjid Taqwa sebelumnya bernama Muhsen Hamid tidak ada masalah.
“Saya mengundurkan diri jadi imam mesjid tidak ada paksaan atau intimidasi dari siapapun, saya mundur sesuai keinginan saya sendiri,”jelasnya.
Alimuddin mengatakan jangan kaitkan pengunduran dirinya dengan Covid-19 atau masalah intimidasi ataukah paksaan, itu dilakukan karena murni mau mundur dari Imam tersebut,”saya adalah ASN dan guru di sekolah DDI Tagwa Lakessi, sisa satu tahun saya pensiun, maka saya fokus dulu mengabdi mengajar di sekolah,”katanya.
Lanjutnya, Ia sudah menyampaikan secara lisan dan maupun terltulis di group pengurus Mesjid Taqwa atas pengunduran dirinya, dan besok (senin 8/6/2020) pengunduran dirinya secara tertulis dikirim ke KUA, Kelurahan dan Kecamatan serta Depag Parepare agar resmi secara tertulis.”sekali lagi tidak ada kaitanya dengan orang lain atas pengunduran diri saya, saya murni mengundurkan diri,”katanya. (***)