JAKARTA, TIME BERITA — Pesta demokrasi serentak tahun 2020 akan berlangsung di sejumlah daerah termasuk wilayah Sulawesi Selatan, Minggu (01/03/2020).
Direktur Data dan Analisa Lembaga Kajian dan Advokasi Lintas Masyarakat (Lekas) Usman Al-Khair Larampeng berharap Partai politik tidak meminta mahar kepada calon kepala daerah yang akan maju dalam pilkada serentak tahun 2020 ini.
“Calon yang akan maju berlaga pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) biasnya diawali serah terima imbalan atau yang biasa disebut mahar politik, untuk mendapatkan rekomendasi dari partai. Kami harap itu tidak ada lagi tahun ini,” harapnya.
Usman menjelaskan, pilkada 2018 lalu sejumlah kasus muncul adanya sejumlah pihak yang mengaku dimintai mahar dari partai politik.
“Pilkada 2018, banyak diberitakan di media, calon kepala daerah mengaku dimintai sejumlah uang,”tuturnya.
Dia menambahkan, kepercayaan rakyat terhadap parpol semakin tergerus dengan adanya mahar politik.
“Bagaimana bisa memilih pemimpin yang baik, jika semua diukur dalam bentuk uang. Bisa saja para donator yang berkuasa kalau calonnya terpilih, jadi konsentrasinya untuk membangun daerah dan mensejahterahkan rakyat terpecah,”tutupnya. (*)