PAREPARE, TIME BERITA, –– Diduga Kepala Dinas Perhubugan diintimidasi, sehingga pengelolaan parkir di Pasar Lakessi masih berpolemik.
Dugaan itu, terungkap karena koordinator penarikan parkir di Pasar Lakessi diambil alih pejabat UPTD Terminal Dinas Perhubungan, Sementara Kepala UPTD Parkir tidak difungsikan.
Hal itu diakui Kepala Dinas Perhubungan Mustafa yang dihubungi. Rabu (18/09/2019).
Dia menjelaskan,Pengelolan parkir di Pasar Lakessi dikelola oleh pihak ketiga.
Sehingga dilakukan negosiasi pengelolaan parkir tersebut agar di kelola oleh Dishub.
“Jadi sebelum saya menjabat, uang parkir yang dipungut di Pasar Lakessi tidak pernah masuk ke kantor. Sehingga saya perintahkan kepala UPTD Parkir untuk mengambil alih parkir di sana. Tetapi Kepala UPTD Parkir tidak bisa bantu saya. Sementara pejabat UPTD Terminal melakukan negosiasi dengan pengelola parkir di Pasar Lakessi, sehingga pejabat UPTD Terminal itu yang menjadi koordinator parkir disana,”jelasnya.
Lebih lanjut Mustafa menjelaskan, Pejabat UPTD Terminal yang ambil koordinator Parkir di Pasar Lakessi tidak menyalahi aturan.
Sementara Kepala UPTD Parkir Dishub Andi Ridwan mengatakan, keliru jika kepala Dinas menyatakan uang parkir yang dipungut di Pasar Lakessi tidak masuk ke kantor
“Itu tidak benar, jika Kadis menyatakan hasil pungutan parkir di Pasar Lakessi tidak masuk di kantor,”katanya
Dia mengaku, jika selama ini dirinya tetap bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai pejabat Kepala UPTD Parkir.
Tapi Kepala Dinas sendiri yang tidak memberikan tanggunjawab saya.
“Pak Kadis itu yang dapat tekanan dari oknum. Untuk memgambil alih penglolaan parkir di Pasar Lakessi,”bebernya. (*)