PAREPARE, TIME BERITA — Lapak Pasar Rakyat Lakessi diduga dijadikan lahan ‘bisnis’ oknum tak bertanggunjawab.
Sejumlah lapak sudah ditempati pedagang untuk melakukan aktivitas jual beli, sementara hingga saat ini belum ada relokasi pedagang ke pasar tersebut.
Sesui hasil penelusuran timeberita.com, Senin 18 Mei 2020, menemukan sedikitnya 10 lapak yang sudah ditempati pedagang.
Tidak hanya itu, lahan kosong di depan pasar itu juga ramai ditempati oleh pedagang.
Kepala Pasar Lakessi H Hamzah yang dihubungi mengaku jika pedagang itu membayar uang sewa kepada orang yang tidak dikenalnya.
“Mereka (Pedagang) membayar uang sewa sebesar Rp250 ribu. Tapi saya tidak tau sama siapa membayar,”akuhnya.
Dia menambahkan, pedagang yang menempati lapak itu sudah berlangsung selama bulan ramdhan.
“Kasihan juga mereka (pedagang) mau menjual tapi tidak ada tempatnya, jadi dibiarkan menjual disitu. Tapi setelah ramadhan nanti, saya akan minta untuk tidak menempati lapak itu,”tutupnya. (CR)