PAREPARE, TIME BERITA, — Konsep Rumah Peduli ditwarkan Julias Upa Sekretaris Dinas Penanaman Modal (PM Dan PTSP) Kota Parepare, sebagai kandidat Kepala Dinas Sosial pada Ujian Kompetensi Jabatan Esselon II Pemerintah Kota Parepare. Rabu (21/08/2019).
Konsep Rumah Peduli ini nantinya bakal menjadi tempat berkumpulnya para pengangguran, anak jalanan dan ibu rumah tangga, dalam menimbah ilmu untuk diluar sekolah. Konsep Kreatif itu ditulis Julius Upa dalam makalah untuk persyaratan calon Jabatan Eselon II sebagai Kepala Dinas Sosial.
“Rumah Peduli adalah rumah dimana para pengangguran bisa belajar berbagai pendidikan keterampilan. Muali dari keterampilan memasak hingga keterampilan dalam bermusik. intinya mereka bakal dilatih mandiri, bisa bekerja dengan terampil. Konsep Kota Industri tanpa Cerobong asap dan Teori tepalak kaki sebagai nawa cita Walikota Parepare HM Taufan Pawe, bakal terwujud dengan cepat,”Kata Julius Upa.
Menurutnya, Setelah terampil, warga yang keluar dari Rumah Peduli ini dijamin bisa membuka lapangan pekerjaan setidaknya usaha kecil dan menengah dengan modal minim.
Dalam Rumah Peduli itu nantinya, kata Julius, masyarakat bakal diberikan motivasi usaha, agar warga Rumah Peduli, bisa termotivasi membuka usaha dengan modal minim.
“Selain memberikan Pendidikan keterampilan dalam bidang usaha kecil dan menengah, di Rumah Peduli ini, juga akan membina anak putus sekolah, dan anak terlantar. Anak putus sekolah bakal diberikan pendidikan minimal baca tulis, sementara anak terlantar akan dilatih cara berwira usaha. para pengamen jalanan akan diberikan pelatihan dalam bermusik, hingga membentuk group band, dan bisa mencari nafka di kafe-kafe dengan menjual keterampilan dalam bidan seni yang diterima dari Rumah Peduli,”jelasnya.
Sementara untuk mewujudkan teori telapak kaki, Julius mengungkap, Para calon pengusaha yang dibina di Rumah Peduli, bakal diajarkan mengelola usaha disekotr keparwisataan, salah satu contohnya dengan Warkop, biasa menjadi warkop yang menarik pengungjung, hingga teori telapak kaki bisa terwujud dengan pesat.
“Tidak hanya itu, Konsep Rumah Peduli, ini nantinya bisa dijadikan alternatif untuk menampung korban bencana, yang selama ini mengandalkan rumah ibadah dan bangunan Pemerintah,”Ujarnya. (*)