PAREPARE, TIME BERITA — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ikra Kota Parepare, mempertanyakan progres pembangunan Institut Tekhnologi Habibie (ITH) hingga sampai saat ini belum ada kejelasan.
Tak hanya itu, Lahan perencanaan lokasi pembangunan ITH kini sudah dilakukan pembebasan dan sejumlah anggaran renovasi gedung pun sudah dihabiskan.
Namun, tidak pernah lagi terdengar kelanjutan progres pembangunannya, ‘apa kabarnya ITH’. Hal itu dipertanyakan sekjend LSM Ikra Kota Parepare, Syawal, Selasa (11/02/2020).
Dia mengatakan, Patut jika progres pembangunan ITH ini menjadi pertanyaan, selain keberadaan ITH ditunggu-tunggu oleh masyarakat, Perencanaan pembangunan ini sudah banyak dana yang digunakan.
“Kita lihat saja, lahan sudah dibebaskan, gedung sekertariat dan perkuliahan sudah direnovasi, kan sia-sia dana itu. Bahkan gedung Pemuda tidak terurus dan gedung DPRD lama digunakan sebagai kantor BKPSDM,”katanya.
Sementara Sekertaris Kota Parepare Iwan Asaad mengatakan, Sebagai salah satu tahapan dari Kementerian sebelum keluarnya izin operasional adalah penyerahan asset termasuk gedung dimaksud kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dan sebelum penyerahan dimaksud akan diawali dengan visitasi ke Parepare oleh tim Kementerian.
“Bila visitasi sudah dilakukan akan dilanjutkan penyerahan asset, selanjutnya izin opersional bisa diterbitkan,”jelasnya.
Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare, Komisi III Andi Muh Fudail menanggapi terkait gedung DPRD Parepare yang lama saat ini dijadikan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Parepare.
Gedung itu, sudah dianggarkan untuk direnovasi sebagai rencana gedung perguruan dan sekertariat ITH.
“Lantai satu itu untuk sementara digunakan kantor BKPSDM. Persoalan anggaran untuk renovasi bagian gedung tersebut dan mobiler itu masih utuh dilantai dua,”katanya.
Menurutnya, Gedung tersebut akan dihibahkan ke Kemendikti atau ITH sebagai persyaratan pembangunan ITH.
“Termasuk Gedung Rektornya eks Gedung Pemuda akan dihibahkan, dimana sebelumnya adalah Gedung milik Yayasan Habibie yang sudah dihibahkan ke Pemerintah Kota Parepare,”katanya.(*)