PAREPARE, TIME BERITA, — Sebanyak 30 peserta yang ikut pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) tingkat III tahun 2019. Namun sebagian dari peserta Diklatpim yang ikut merupakan pejabat eselon IV. Mirisnya lagi masih ada pejabat eselon III yang tidak diikutkan pada kegiatan tersebut. Sekertaris BKPSDM Kota Parepare Adryani Idrus membenarkan hal tersebut. Rabu (18/09/2019).
Dia mengatakan, Peserta Diklatpim harus diusul oleh Kepala SKPD-nya. Karena metode pelatihan Diklatpim itu, ada proyek perubahan yang harus di implementasikan. Dan itu bisa berhasil jika ada dukungan dari mentor dalam hal ini kepala SKPD-nya.
“Ada 30 peserta yang ikut dan kegiatannya sampai tanggal 26 Desember, dengan sistem on off atau klasikal dan non klasikal,”katanya.
Dia menyebutkan, peserta yang ikut tidak semestinya merupakan pejabat eselon III. “Seperti di BKPSDM, Pak Fahmi, Kabid Pengembangan Aparatur, tidak diusul oleh Kepala BKPSDM. Jadi Fahmi tidak ikut tahun ini,”katanya.(*)