PAREPARE, timeberita.com – Suasana keakraban menyelimuti ruang kerja Walikota Parepare, Senin (20/4/2026). Pengurus Pusat dan PWI Sulsel bersilaturahmi langsung dengan H. Tasming Hamid untuk membahas persiapan Konferensi PWI Sulsel yang rencananya digelar 2 Juni 2026 di Makassar.
Konferensi ini penting karena akan menjadi ajang pemilihan pengurus baru PWI Sulsel periode 2026-2031. Ketua pelaksana, Zulkifli Gani Otto, S.H., bersama panitia seperti Rukman Nawawi, Abdul Manaf, Samiruddin, Abdul Razak Arsyad, serta Direktur Pare Pos Akbar Hamdan, turut hadir dalam rombongan.
Zulkifli menyampaikan, “Kami datang untuk silaturahmi sekaligus koordinasi matang jelang konferensi dan pemilihan pengurus baru.”
Walikota Tasming Hamid pun menyambut positif dan mendukung penuh konferensi tersebut. Namun di sela-sela pertemuan, ia menyampaikan dilema yang dihadapi pemerintah daerah.
“Sekitar 60 media online ada di Parepare. Sayangnya, anggaran untuk kerja sama dengan media sangat minim akibat efisiensi. Ini dilema bagi kami. Di satu sisi ingin kerja sama, di sisi lain anggaran terbatas,” ujarny, saat didampingi Sekdakot Parepare, A. A. Hamka dan Plt Kadis Kominfo Parepare, Noldy.
Menanggapi hal itu, Zulkifli menegaskan bahwa pemerintah tidak perlu khawatir asal bekerja sama dengan media kredibel. Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga syarat utama atau kartu yang harus dimiliki wartawan untuk bermitra dengan pemerintah:
1. Terdaftar di Kemenkumham, (Kartu Perusahaan media)
2. Wartawannya bersertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), (Kartu UKW)
3. Wartawannya tergabung dalam organisasi wartawan resmi seperti PWI, AJI, atau lembaga media legal lainnya. (Kartu Organisasi)
“Tiga itu cukup. Tidak perlu banyak,” tegas Zulkifli.
Pertemuan hangat ini diharapkan menjadi fondasi sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan insan pers di Parepare ke depannya. (**)