PAREPARE, timeberita.com – Tim Muhammad Zaini (MZ) mendatangi kantor cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Perumnas Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, Rabu (17/4/2024).
Kedatangan tim MZ terdiri dari pengurus IKA SMA PGRI 1 Parepare dan SMP negeri 4 Parepare tak lain hanya untuk mewakili Muhammad Zaini selaku ketua umum (ketum) IKA SMA PGRI 1 Parepare dan IKA SMPN 4 Parepare untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon (Balon) Walikota Parepare 2024-2029.
Pengambilan formulir Balon Walikota Parepare ini diterima langsung oleh legislator PDIP Apriyani Djamaluddin selaku Bendahara didampingi Asrul Hamid selaku sekretaris dan pengurus lainnya Alfin Eka Putra, Andi Muh Edi, Andi Hamka.
Pengambilan formulir ini diterima langsung, Abdul Muin didampingi Dahri Husain, keduanya adalah wakil ketua IKA SMA PGRI 1 Parepare yang diutus oleh Muhammad Zaini untuk mengambil formulir tersebut.

Sekretaris DPC PDIP Parepare, Asrul Hamid mengucapkan selamat datang kepada tim MZ yang mewakili MZ untuk mengambil formulir, dan pengembalian Formulir berakhir sampai satu bulan lamanya,”silahkan kalau sudah lengkap berkasnya bisa besok atau lusa kembalikan, sebelum dikembalikan tolong hubungi kami panitia agar bisa standbye,”jelasnya.
Pengembalian formulir nantinya tidak boleh di wakili, harus MZ yang merupakan Balon Walikota Parepare yang mengembalikan Formulirnya nanti dan nantinya diterima langsung oleh ketua DPC PDIP Parepare, H Mustafa Mappangara.
Dalam pengambilan formulir ini, kata Asrul, sudah ada dua, pertama Taqjuddin Djabbar (TQ) dan kedua Muhammad Zaini (MZ). Masih terbuka pendaftaran pengambilan formulir sampai satu bulan. Setelah ditutup nantinya, maka semua bakal calon berkasnya diverifikasi lalu dikirim ke DPD PDIP Sulsel.
Pengurus DPD PDIP Sulsel, kata Asrul, akan melakukan fit and propertest, di Makkasar, lalu dilakukan survei nantinya, setelah itu berkasnya dikirim ke PDIP pusat untuk dikeluarkan rekomendasi.”tugas kami hanya menjaring balon walikota yang melakukan tes dan survei nantinya pihak DPD PDIP Provinsi Sulsel dan yang menentukan rekomendasi hanya PDIP Pusat,”jelas Asrul. (*sam)