.PAREPARE, timeberita.com – SPBU ujung bulu didepan RS Sumantri diduga jual air bukan BBM pertalite, Selasa (7/13/2021).
Hal ini dikatakan, wakil ketua LSM Institute Kebijakan Rakyat (IKRA) kota Parepare, M Jhoni Tanbila atau disapa Jopes kepada wartawan.
Jopes menjelaskan, awalnya saat pergi mengisi BBM jenis Pertalite bersama Pian dengan mengendarai mobil merek honda brio warna putih di SPBU Ujung Bulu lalu meninggalkan SPBU yang jaraknya kurang lehih 500 meter tiba-tiba mobil mogok.
Setelah diperiksa kendaraan tereebut ternyata tangkinya terlihat air keruh warna coklat susu.
Mobil tersebut langsung di bawa kebengkel untuk diperiksa dan ternyata isi salam tangki adalah air yang bercampur BBM berwana coklat susu.
Sedangkang Fian selaku pemilik mobil tersebut langsung menganbil sampel lalu di bawah ke SPBU sebagai bukti bahwa yang dijual pihak SPBU ujung bulu jual pertalite bercampur air berwarna coklat susu.
Saat Fian mendatangi SPBU ujung bulu untuk meminta kerugian atas kelalain pihak SPBU menjual “air” lalu mengisi mobil tersebut namun lepas tanggungjawab.
“Saya tidak mau bertanggungjawab,”kata Fian meniru perkataan pihak SPBU tersebut.
Ditambahkan Fian bahwa ia meminta kepada pihak SPBU Ujung Bulu agar bertanggungjawab atas masalah ini yang telah merugikan kami selaku konsumen.
Bukan saja Fian mengalami nasib yang sama semua konsumen membeli BBM di Ujubg Bulu protes terhadap pihak SPBU yabg telah mengisi kendaraanya bukan BBM tapi air.
Seperti dikatakan, Nusul saat membeli BBM di SPBU ujung bulu, lalu pulang dua kali motornta mogok hingga sampai kerumahnya di Pantoko ternyata dicek dan membenakan bahwa BBM dibeli SPBU bukanlah pertalite tapi air.
“Kami sesalkan pihak SPBU telah merugikan kami selaku konsumen dan meminta pertanggungjawabanya atas kerusakan kendaraan konsumen,”tegasnya.
Sementara pihak SPBU Ujung Bulu saat dihubungi via selulernya namun tidak dijawab. (tim)