PAREPARE, TIME BERITA, — Pekerjaan proyek Trotoar di Jalan Bau Massepe yang saat ini sementara berlangsung, menuai sorotan. Hal itu karena pekerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai rencana pembuatan bangunan (Bestek), dimana pemasangan jalur bagi penyandang disabilitas tidak berada pada daratan yang rata dan terhalang pohon dan bangunan lainnya. Hal itu dikatakan Syawal Sekjed LSM IKRA. Selasa (10/09/2019).
Menurutnya, dari hasil investigasi yang dilakukan,pihak menemukan pekerjaan trotoar tersebut diduga melanggar aturan dan juknis pekerjaan.
Selain, itu, dengan adanya pekerjaan trotoar tersebut dapat mengakibatkan banjir pada saat musim penghujang. Dugaan itu, dikarenakan, Selokan tertutup rapat dan saluran pembuangan yang tidak memadai.
“Pekerjaan ini, diduga asal-salan. Dimana, pemasangan jalur penyandang disabilitas yang tidak rapi, bahkan terhalang dengan bangunan lain dan pohon yang ada,”katanya.
Dengan demikian, pihaknya berharap, agar pihak terkait memperhatikan asas manfaat dari proyek tersebut.
“Proyek ini menggunakan uang rakyat, jadi asas manfaatnya harus diperhatikan, buat apa proyek itu dilaksanakan kalau hanya untuk mengejar keuntungan, tapi tidak melihat asas manfaatnya,”tegasnya.(*)