PAREPARE, TIME BERITA, — Karantina Kota Parepare menyebutkan, untuk pengankutan Sapi di Pelabuhan Nusantara Parepare setiap sekali pemberangkatan mencapai 7 hingga 8 truk atau berkisar 200 ekor Sapi dan saat ini sudah ramai. hal itu disampaikan dokter hewan Karantina Parepare drh Ahmad Nadif yang ditemui diruang kerjanya. Senin (15/07/2019).
Dia menyebutkan, untuk pengangkutan Sapi ini tujuannya ke Pulau Kalimantan dengan pintu masuk yakni Balikpapan dan Nunukan.
“Saat ini kapal yang mengangkut Sapi yakni, KM Kirana dan KM Thalia. Tapi KM Thalia baru satu kali mengangkutan,”bebernya.
Dia menambahkan,Selain di Pelabuhan Nusantara Parepare, pemberangkatan Sapi ini juga dilakukan di Pelabuhan Garongkong degan tujuan Batu Licin dengan menggunalan KM AU-AU.
Untuk kegiatan pengawasan dan pemeriksaan di Karantina Parepare ada dua hal yang diperiksa yakni, kelengakapan berkas Sapi dan kondisi fisik.
Untuk pemeriksaan kelengkapan berkas, seperti surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari pemerintah asal Sapi. Semenetara pemeriksaan kondisi fisik yakni pengambilan sampel darah.
“Untuk pengambilan sampel darah untuk mengecek apa Sapi itu terjangkit penyakit atau tidak. Penyakit yang diperiksa
antaa lain, Brucellosis, parasit darah dan antraks. Sejauh ini yang ditemukan paling banyak Brucelloasis,”jelasnya.
Menurutnya, Sapi yang diketahui terjangkit penyakit itu, akan dibuatkan surat keterangan,jika Sapi ini tidak layak dikonsumsi dan dikembalikan ke asalanya.
“Asaal Sapi yang masuk berasal dari luar daerah, seperti, Kabupaten Bone, Sinjai, Enrekang, Polman dan Barru,”tutupnya.(*)