PINRANG, timeberita.com — PDAM Pinrang mencari sosok pemimpin untuk menghidupi atau membangkitkan manajemen PDAM yang lagi terpuruk akibat tak diurus dan di kelola dengan baik oleh direktur sebelumnya.
Maka itu, Bupati Pinrang, Andi Hairwan Hamid, S.sos menginginkan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) bangkit dari keterpurukan sesuai janji politiknya mengenai pelayanan dasar air minum.
PDAM Pinrang Sekaran ini sudah sakit stadium 4 sehingga pada akhirnya tidak memenuhi kebutuhan ketersediaan air bersih di kabupaten Pinrang.
Oleh karena itu, tidak ada jalan lain kecuali Bupati harus memilih calon direktur PDAM Pinrang yang baru dengan memiliki pengalaman, skill, kemampuan leadership, professional dan memiliki komitmen tinggi untuk perbaikan.
Dan juga memiliki akses komunikasi dengan berbagai pihak khususnya SKPD kabupaten Pinrang dan PSDA provinsi, kementerian PUPR, serta Spam regional Ajatappareng.
Menurut, Pemerhati perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah, Sulsel, Muslim Latief SH mengatakan ada dua hal yang perlu jadi rujukan oleh Bupati dalam pemilihan calon Direktur PDAM Pinrang ini, agar tidak salah memilih yakni, merujuk pada keputusan menteri PU No 72/KPTS/1993 tentang penyerahan pengelolaan prasana penyediaan air bersih kabupaten Pinrang dan RPJMD kabupaten Pinrang tahun 2019-2024 terkait pelayanan dasar, penyediaan air bersih bagi masyarakat kabupaten Pinrang.
Lanjut Muslimin mengatakan bahwa dua hal ini tidak bisa dijalankan oleh PDAM Pinrang, sehingga PDAM sekarang ini dinilai sakit stadium 4, sehingga perlu calon direktur yang memiliki kemampuan dalam mengelola manajemen PDAM tersebut.
Muslimin mengatakan untuk itu bupati harus betul-betul memilih orang yang mampu memperbaiki, mengelola, dan menjawab harapan masyarakat kabupaten Pinrang tentang kebutuhan kesediaan air bersih karena masyarakat Pinrang nyaris hilang kepercayaan terhadap PDAM Pinrang.
Maka itu, kata Muslimin, PDAM Pinrang harus mampu mengembalikan kepercayaan itu, secara politik dengan berjalannya PDAM dnegan baik maka sesungguhnya Bupati terpilih sudah menjawab kebutuhan masyarakat Pinrang air bersih sebagaimana tertuang dalam RPJMD tahun 2019-2024.
“Kalau melihat empat calon yang ada maka harus dipilih berdasarkan penilaian profesionalis yang tentunya harus memiliki pengalaman panjang, mampu berkomunikasi dengan stacholder kabupaten Pinrang dan mampu memposisikan dirinya sebagai orang diberi kepercayaan oleh Bupati yang sesuai RPJMD.”tuturnya.
Hal sama di katakan, Akil Rifai selaku pengusaha air mengatakan bahwa Bupati harus memilih calon Direktur yang mampu mengelola manajemen PDAM Pinrang dengan baik agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kabupaten Pinrang.
“Kami harap kepada bapak bupati memilih Direktur yang mampu membuktikan kinerjanya dalam mengelola manajemen PDAM sehingga kebutuhan air bersih terpenuhi oleh masyarakat,”terangnya.
Bukan saja PDAM di kota kabupaten Pinrang juga yang ada di IKK kecamatan yang ada di kabupaten Pinrang demi melayani kebutuhan air minum masyarakat. (Smr)