BARRU, TIMEBERITA.COM – Sebuah kecelakaan tunggal yang tragis merenggut nyawa dua orang dari suami istri , yang merupakan seorang panitera muda hukum dari Pengadilan Tinggi (PT) Makassar, di Jalan Poros Palanro, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Ahad (21/9/2025) siang.
Korban tewas dalam insiden tersebut adalah Hasma, S.H. (Panitera Muda Hukum PT Makassar), suaminya, Andi Suaib Ibrahim, S.H.,

Berdasarkan informasi dari Satlantas Polres Barru, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Mobil Toyota Calya berpelat DP 1584 AV yang mereka tumpangi diduga mengalami lost control dan menabrak keras ujung jembatan. Akibatnya, mobil hancur dan ketiganya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Palanro untuk proses identifikasi,” jelas sumber kepolisian.
Diduga Akibat Faktor Kelelahan
Sejumlah saksi mata di lokasi menduga, pengemudi (Andi Suaib Ibrahim) mengalami kantuk yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali. Mobil yang melaju dari arah Parepare menuju Makassar itu tiba-tiba menabrak pembatas jembatan.
Keluarga korban diketahui sedang dalam perjalanan dari kediaman mereka di Polman (Polewali Mandar), Sulawesi Barat, menuju Makassar untuk mempersiapkan aktivitas kerja di PT Makassar pada hari Senin.
Duka Mendalam dari Rekan Kerja
Kabar meninggalnya Hasma bersama suaminya menyisakan duka yang mendalam di kalangan rekan kerjanya.
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Parepare, Andi Musyafir, S.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam. “Almarhumah Hasma sebelumnya pernah bertugas di PN Parepare sebagai panitera sebelum akhirnya pindah tugas ke PT Makassar. Kami keluarga besar PN Parepare turut berduka. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Musyafir melalui sambungan telepon.
Ucapan duka juga disampaikan oleh Ketua LBH Mata Air Keadilan Parepare, Muh. H.Y Rendy, S.H., yang mengenal almarhumah saat masih bertugas di PN Parepare.
“Keluarga besar LBH Mata Air Keadilan Parepare berduka cita atas kepergian almarhumah Hasma bersama suami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Rendy.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi yang menempuh perjalanan jarak jauh. (*”/Samir)