PAREPARE, timeberita.com — Inovasi digital kini merambah ke sektor pengelolaan sampah di Kelurahan Ujung Sabbang, Parepare. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pengelolaan Sampah Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 memperkenalkan Website Sistem Layanan Informasi dan Pengaduan Sampah dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Aula Kantor Kelurahan, Jumat (10/7/2026).
Platform digital ini dirancang untuk memudahkan warga mengakses informasi serta melaporkan berbagai persoalan sampah di lingkungan mereka. Kehadiran teknologi ini menjadi angin segar bagi kelurahan yang selama ini menghadapi tantangan pengelolaan sampah secara konvensional.
Seminar yang berlangsung pukul 09.30–11.30 WITA itu dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dosen Pembimbing Lapangan, Lurah Ujung Sabbang Wahyuni, S.E., jajaran perangkat kelurahan, Ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat dan aparat keamanan.
Koordinator KKN, Andi Zahwa Batari Haura, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan untuk menggurui, melainkan untuk belajar dan berkolaborasi.
“Kami menyadari bahwa tanpa dukungan pemerintah kelurahan dan seluruh lapisan masyarakat, program ini tidak akan berjalan maksimal. Kami memohon izin dan restu untuk mengabdi di sini,” ujarnya dengan rendah hati.
Lurah Ujung Sabbang, Wahyuni, menyambut antusias program ini. Menurutnya, persoalan sampah adalah tantangan nyata yang membutuhkan solusi kreatif dan partisipatif.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN dengan tema pengelolaan sampah ini sangat kami harapkan. Sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi dapat bernilai ekonomi jika dikelola dengan benar,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen kelurahan untuk mendukung penuh program mahasiswa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Dengan hadirnya layanan digital ini, masyarakat Ujung Sabbang kini memiliki saluran komunikasi yang lebih mudah dengan pemerintah kelurahan, sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, partisipatif, dan ramah lingkungan.(rls)