PAREPARE, TIME BERITA –– Ada sekitar 10 titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat akibat curah hujan tinggi selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu kemarin hingga Ahad (12/01/2020).
Unsur muspika Bacukiki Barar turun meninjau lokasi diantaranya, empat titik di jalan reformasi kelurahan Tiro Sompe, tiga titik di jalan puacara kelurahan Tiro Sompe, dan Pasar Sumpang Minangae satu titik longsor, dan dua lainnya diwilayah Kelurahan Tiro Sompe di Batang Rappe.
Namun yang terparah di daerah Reformasi, karena dapat merusak rumah warga. Bahkan unsur muspika Bacukiki Barat mengevakuasi salah satu keluarga Amir yang menjadi korban longsor.
Andi Mulyadi, Lurah Tiro Sompe yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan, longsor di Kelurahan Tiro Sompe RT 02/RW 01 terjadi akibat hujan semalam, mengakibatkan rumah milik salah satu warga, Amir Wangsah, kena dampaknya.
“Kita evakuasi agar tidak memakan korban, sehingga pemilik rumah tersebut diunsikan sementara,”jelasnya.
Begitu pula dikatakan, Widi Wijaya Lurah Sumpang Minangae, longsor didepan Pasar Sumpang Minangae (eks warkop Bang Ali).
Dampak dari musibah itu, satu kendaraan roda empat yang tengah parkir di lokasi kejadian dan satu lapak milik warga ikut terbawa longsor.
“Kejadiannya sekira pukul 08.00 Wita pagi Sabtu kemarin,”ungkapnya
Sementara Camat Bacukiki Barat, Fitriani saat dikonfirmasi menjelaskan, 10 titik rawan longsor berada diwilayah Kelurahan Tiro Sompe dan satu titik di Keluarahan Sumpang Minagae.
“Kami sudah evakuasi warga yang kena longsor, dan yang terparah di Jalan Reformasi,”katanya, Ahad (12/01/2020)
Fitriani bersama unsur muspika lainnya turun kelokasi untuk melihat warganya, yang tidak pedulikan hujan deras.
Sementara, Muslimin salah satu aktivis di Kota Parepare yang tinggal diwilayah Tiro Sompe sangat memuji kinerja Camat Bacukiki beserta Lurah, Danramil dengan sigap menindak adanya laporan warga.
“ami berharap agar masyarakat yang berpotensi terkena dampak longsor segera diantisipasi,” harapnya. (smr)