PAREPARE, timeberita.com — Askot Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Parepare vakum karena ketua Askot PSSI yang di nahkodai Rahmat Sjamsu Alam sudah dua tahun selesai masa jabatannya.
Kini ketua Askot PSSI kosong dinyatakan tidak bertuan lagi, sehingga perlu ada pembentukan pengurusan baru atau membentuk panitia pemilihan ketua Askot PSSI baru.
Beberapa pemerhati sepak bola seperti Yan Ambasalu mengatakan bahwa perlu ada perubahan dan pengurus Askot PSSI segera di bentuk agar persepak bolaan di kota ini lebih maju.
Persoalan siapa yang layak maju, kata Yan Ambasalu itu ngak Masalah yang penting memenuhi kriteria atau persyaratan sebagai calon ketua Askot PSSI Parepare.”perlu segera dibentuk panitia pelaksana kegiatan pemilihan ketua Askot PSSI Parepare,”tegas mantan pemain perispare ini.
Syarifuddin yang di kenal nama Lion mantan kiper perispare ini mendesak kepengurusan Askot PSSI segera bentuk panitia untuk melakukan pemilihan ketua Askot PSSI Parepare.
Perlu diketahui selama vakum Askot PSSI Parepare maka tim persipare juga tak terurus sekarang ini. Padahal sumber daya manusia pemain di kota Parepare tidak diragukan, buktinya Reza adalah kiper pemain timnas Indonesia yang merupakan putra daerah Parepare.
“Saya harap segera pembentukan panitia untuk persiapan pemilihan calon ketua Askot PSSI Parepare yang baru,”harapnya.
Hal yang senada dengan Djalil Koro mantan pemain Persipare ini menegaskan agar segera bentuk kepanitiaan pemilihan ketua Askot PSSI Parepare.
Pasalnya selama vakum kepengurusan tidak berjalan maksimal, apalagi ketua lama Rahmat Sjamsu Alam maju sebagai wakil walikota Parepare maka perlu segera Askot PSSI Parepare terbentuk kepengurusan baru.
Soal siapa yang menjadi calon ketua itu tidak masalah yang jelas segera dibentuk panitianya untuk kepengurusan baru nantinya.
“Jangan karena Askot PSSI Parepare tidak terbentuk sehingga dapat menghalangi club-club yang berkembang sekarang ini,”jelasnya
Mestinya dihidupkan laga pertandingan atau liga club antar kota Parepare dari naungan Askot PSSI Parepare tapi kalau kepengurusan Askot PSSI Parepare sudah vakum mana bisa club dibawah naungan Askot PSSI Parepare bisa berkembang.
Jadi induknya organisasi sepak bola harus diperbaiki yaitu Askot PSSI Parepare lalu dilakukan pembinaan kepada club-club yang sudah ada terdaftar di naungan Askot PSSI Parepare.”mestinya Askot PSSI Parepare sekarang bentuk kepanitiaan untuk pemilihan ketua Askot PSSI Parepare yang baru,”harapannya.
Lebih ditegaskan lagi oleh Tasman Taba mantan pemain Persipare dan pemerhati sepak bola Parepare mengakui kalau Askot PSSI Parepare tidak terurus dan tidak ada pengurusnya selama dua tahun ini.
Kalaupun ada pelaksana tugas hanya unsur pimpinan saja yaitu ketua dengan tujuan pelaksana tugas tak lain untuk membentuk kepanitiaan pemilihan ketua Askot PSSI Parepare yang baru.
Selama vakum dua tahun lebih ini maka generasi persepak bolaan di kota Parepare juga vakum tak terurus itu karena kepengurusan Askot PSSI Parepare tidak ada lagi.
Mestinya, kata Tasman, banyak pemain andal di kota Parepare tapi tidak terurus oleh Askot PSSI Parepare maka Tidak berkembang permainannya.
Bahkan ada generasi kita bermain diluar kota Parepare untuk mencari klub yang aktif demi menyalurkan bakatnya sebagai pemain sepak bola seperti anaknya Yan Ambasalu, dia di kontrak club diluar daerah.
“Saya harap agar segera benahi Askot PSSI Parepare dan bentuk segera kepanitiaan untuk memilih calon ketua Askot PSSI Parepare baru, karena ketua Askot PSSI Parepare yang menjabat sementara itu sudah tidak lagi urus Askot PSSI Parepare, jangan dijadikan ajang politik Askot PSSI Parepare untuk kepentingan pribadi tapi diminta untuk hidupkan persepakbolaan di kota Parepare agar bisa masuk laga liga pertandingan di tingkat daerah maupun nasional,”tegasnya (**)