Warga Watang Soreang Tolak Pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel Di Lokasi Penduduk Islam

PAREPARE, timeberita.com — Pembangunan sekolah Kristen Gamaliel yang terdiri dari PAUD,TK,SD,SMP,SMA Kristen Gamaliel itu ditolak dengan keras oleh warga kelurahan Watang Soreang, kecamatan Soreang Kota Parepare, Sabtu (30/9/2023).

Penolakan warga Watang Soreang ini karena dilingkungan tersebut tidak ada agama kristen tapi mayoritas Islam lalu sistem sekolah itu dilakukan sistem zonasi berarti tidak boleh kelurahan lain masuk diwilayah itu.

Andaikan mayoritas Kristen atau ada agama kristen yang ada di wilayah ini mungkin tidak dipersoalkan,”untuk apa membangun sekolah Kristen Gamaliel kalau tidak ada warganya, ini bahaya menurut kami karena bisa melakukan pemurtakan,”tegas ketua FPI Parepare, Fahri Nusantara kepada awak media.

Lanjutya, sesuai aspirasi masyarakat Watang Soreang ini, maka kami selaku FPI siap membantu aspirasi tersebut sampai ke tingkat DPRD Parepare agar tidak diberikan izin membangun oleh pemerintah setempat.

Pasalnya akan menganggu ummat muslim di wilayah tersebut, karena tujuan pembangunan sekolah Kristen ini lebih cenderung hanya merekrut agama Islam sebagai muridnya, apalagi sekolah gratis dan ada beasiswa diberikan yang bagi siswa masuk disekolah tersebut.

Oleh karena itu, FPI tidak akan diam dalam hal ini karena dapat merusak kaidah-kaidah generasi Islam diwilayah ini.

Hal senada dikatakan toko Agama di kota Parepare, H.Abd.Rahman Saleh,SE dengan gigih memperjuangkan aspirasi masyarakat kelurahan Watang Soreang dan sekitarnya terkait penolakan pembangunan sekolah Kristen Gamaliel.

Ia menyebutkan bahwa sekolah Kristen justru lebih berbahaya dari gereja, karena merekrut agama lain bukan untuk khusus pengikutnya agama Kristen.”kok bisa membangun sekolah Kristen ditengah mayoritas Islam penduduknya sedangkan Kristen diwilayah ini tidak ada kalaupun ada hanya satu atau dua orang saja,”jelasnya.

Kalau itu dipaksakan membangun maka pasti warga bertindak tegas, sehingga diminta pemerintah jangan memberikan izin dan harus ditolak pembangunannya karena meresahkan masyarakat Watang Soreang dan sekitarnya.”kalau tempat ibadah kristen dibangun kami tidak persoalkan tapi kalau soal pembangunan sekolah atau sarana pendidikan Kristen dibangun maka kami tolak keras,”tegasnya.

Kini warga Watang Soreang menolak keras pembangunan sekolah Kristen sesuai aspirasinya yaitu

1. Warga kelurahan Watang Soreang dan sekitarnya serta masyarakat Parepare menolak keras pembangunan sekolah PAUD,TK,SD,SMP, SMA Kristen Gamaliel.
2. Menuntut kepada pemerintah kota Parepare untuk segera menghentikan pembangunan sekolah Kristen Gamaliel kota Parepare.
3. Menuntut kepada pemerintah kota Parepare untuk mencabut izin sekolah Kristen Gamaliel
4. Menuntut kepada pemerintah kota Parepare untuk memindahkan lokasi sekolah Kristen Gamaliel yang ada kelurahan Watang Soreang ke tempat lainnya.

Ditambahkan warga apa misi dan target mereka untuk membangun sekolah Kristen Gamaliel di kerumunan warga Islam, apalagi sekolah Kristen Gamaliel ini dibuka untuk umum tanpa melihat latar belakang agama warga disekitar Watang Soreang dan sekitarnya, kalau bukan tujuannya untuk memurtadkan generasi Islam (rls*)