PAREPARE, TIME BERITA.com — Menjelang lebaran yang jatuh pada hari Ahad (24/5/2020) ternyata pasar Lakessi ramai dikunjungi pembeli tanpa mempengaruhi adanya penyebaran virus covid-19 tahun ini.
Namun hanya berbeda tahun lalu, lebih banyak dibanding tahun sekarang, itu karena adanya indikasi penjual pasar Lakessi positif rapid tes virus corona.
Pantaun wartawan dilokasi Pasar lakessi, pihak tim gugus tetap melakukan pemeriksaan pembeli yang masuk di pasar lakessi untuk membeli persiapan lebaran idul fitri.
Salah seorang pembeli wati mengatakan bahwa ada beberapa langganannya tidak datang menjual, salah satunya penjual itik, sehingga harus pindah ketempat lain,”langganan saya tidak menjual mungkin menghindari pembeli yang berlalulalang sehingga lebih memilih dirumahnya menjual dengan cara memesang melalui via selulernya,”tuturnya.
Pedanganpun mengakui kalau tahun lalu tidka seramai tahun ini, itu karena adanya virus covid-19 sehingga kekewatiran orang berbelanja di pasar mengenai adanya yang positif terindikasi virus dapat mewabah atau menular ke yang lain.
Hanya saja pembeli tidak jaga jarak dan tetap berdesakan untuk membeli kebutuhan lebaran, begitu juga penjual tidak jaga jarak, itu karena pemerintah atau tim gugus tidak mengatur penjual dan pembeli saat transaksi, hanya memeriksa pembeli saat masuk ke pasar Lakessi dengan memakai alat rapid tes atau penyemprotan kendaraan keluar masuk dipintu pasar lakessi. (**)