PAREPARE, TIMEBERITA.com — Walaupun ada imbauhan atau surat edaran dari pemerintah kota Parepare bahwa lebih baik shalat idul fitri dirumah saja dari pada shalat idul fitri di mesjid atau dilapangan.
Surat edaran bernomor 130.7/96 ditanda tangani walikota parepare bahwa bagi ummat kristiani tidak melaksanakan ibadah di gereja dengan hari kenaikan isa almasih, dan juga muslim tidak melaksanan shalat idul fitri di mesjid atau dilapangan.
Tetapi justru imbauan atau surat edaran ini diabaikan oleh Forum Pembela Ummat (FPU) dan jamaah mesjid sekota Parepare. sesuai hasil pertemuan FPU dan jamaah mesjid se kota Parepare dirumah ketua FPU parepare Abd Rahman Mappagiling dijalan mawar bahw semua sepakat untuk menjalan shalat ibadah idul fitri 1 syawal 1441 Hijria tahun 2020.
Humas FPU kota parepare, Muliady, membenarkan jika FPU dan jamaah mesjid di kota parepare tetap melaksanakan shalat idul fitri, bahkan Rahman Saleh akan khutba idul fitri di mesjid Quba jembatan merah Lakessi.
“Jadi ada beberaap mesjid tetap melaksanakan shalat idul fitri sesuai kesepakatan FPU dan Jamaah mesjid kota Parepare.”terangnya, Sabtu (23/5/2020). (***)