PAREPARE, timeberita.com — Tim Driver Bappeda Parepare ikuti rapat hasil evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Kota Parepare tahun anggaran 2020 di Balai Ainun Habibie, Rabu (23/03/2022).
Selain Tim Bappeda Parepare, sejumlah tim juga tergabung pada rapat itu, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Parepare, Inspektorat Parepare, Badan Keuangan Daerah (BKB) Parepare, dan empat Kecamatan di Parepare.
Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3A Parepare, Sriyanti Ambar dalam rapat mengatakan, terdapat beberapa masalah yang ditemukan oleh Inspektorat pada PPRG, dan ditindak lanjuti oleh Tim Driver. Masalah itu antara lain perencanaan penganggaran serta penyusunan Gender Analysis Pathwat (GAP) Gender Budger Statement (GBS).
“Temuannya seperti kualitas GAB GBS itu tidak mencermikankan program-program yang responsif gender. RKA-nya tidak mencerminkan, menggambarkan, dan informasi tentang responsif gender,” ungkap Sriyanti.
Karena itu, Tim Driver memiliki tanggung jawab masing-masing. Seperti untuk Renstra dengan Renja ditangani Bappeda. Penyusunan sosialisasi pegarusutamaan gender, penyusunan GAB GBS ditangani DP3A. Dan BKD terkait penganggaran responsif gender.(*)