PAREPARE, TIME BERITA — Sejumlah Pengerjaan proyek rabat beton yang dilapisi aspal dinilai asal jadi dan tak sesuai spesifik pengerjaannya.
Seperti pengerjaan rabat beton yang ada di lorong antara jalan Muhammadiyah dan jalan Panti Asuhan, Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.
Tak hanya itu, pengerjaan rabat beton di Jalan Atletik, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat.
“Sesuai temuan di lokasi, lapisan aspal pada beton mudah mengelupas dan lunak. Sementara di Jalan Atletik bahkan hanya disirami aspal,”jelas Syawal Sekjend LSM Ikra Parepare, Kamis (02/01/2020).
Menurutnya, pekerjaan proyek rabat beton itu diduga kuat, pihak rekanan hanya mengejar keuntungan dibandingkan asas manfat.
Dia menambahkan, Selain itu, pihak pemerintah dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga diduga ada permainan dengan pihak rekanan.
“Seharusnya PPK tidak boleh menyetujui pencairan anggaran 100 persen, karena pekerjaannya asal-asalan,”katanya.
Dimetahui, Pengerjaan peroyek rabat beton ini dikerjakan oleh CV ANNISA KARYA dengan anggaran sebesar Rp 149.358.000,-. Waktu pengerjaan 26 Oktober sampai 24 Desember 2019.
Sementara PPK Andi Hasbullah yang coba dihubungi melalui nomor kontaknya belum memberikan jawaban. (*)