Polres Parepare Tidak Keluarkan Izin Keramaian Walikota Cup II

PAREPARE, TIME BERITA.COM — Turnamen sepak bola Walikota Cup II sudah mendapat restu dari Walikota Parepare HM Taufan Pawe. Turnamen itu dijadwalkan akan bergulir diakhir November ini sudah dinanti-nanti oleh pecinta kulit bundar di Kota kelahiran Presiden RI ke III BJ Habibie.

Bahkan, sejumlah tim handal yang sudah mencatat namanya di papan skor kemenangan pada perhelatan tahun sebelumnya sudah
menyusun strategi dan komposisi pemain.

Laga-laga kecil dan persahabatan pun kini mulai mewarnai persiapan para mantan juara. Tidak hanya itu, sejumlah tim menggadang-gadang untuk merekrut sejumlah pemain liga I dan II untuk memperkuat pasukannya.

Mengingat perhelatan Liga I ditunda hingga tahun depan dikarenakan pandemi Covid-19. Bukan hanya tim yang akan ikut meramaikan perhelatan Turnamen itu, tetapi panitia pelaksanapun sudah mulai bergerak dengan melakukan lobi-lobi kesejumlah instansi.

Seperti yang diketahui, beberapa hari yang lalu, Jajaran Koni sudah melakukan pertemuan bersama Kapolres Parepare dan Ketua PSSI
Kota Parepare menghadap Walikota Parepare.

Namun, Turnamen ini terkesan dipaksakan untuk dihelat di masa pandemi saat ini melanda seluruh dunia. bahkan Turnamen itu tidak
mendapat izin keramaian dari Kapolres Parepare.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak Koni Parepare, jika memang itu dilaksanakan, silahkan. Tapi digelar tanpa mengahdirkan penonton. Tidak ada surat izin keramaian yang dikeluarkan, karena tidak menghadirkan banyak orang,”kata Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah saat ditemui disela-sela kegiatannya di Warkop Copas, Rabu 11 November lalu.

Dia menyampaikan pelaksanaannya digelar tanpa penonton dan disiarkan secara live. “Jika menghadirkan penonton, itu menjadi rawan Covid-19. Tapi kalau bisa tanpa penonton kemudian bisa disiarkan live itu lebih baik, Itulah jalan tengahnya,”ujar Mantan Kapolres Barru ini.

Dia menjelaskan, pertandingan yang tidak mengundang orang banyak datang, itu tidak perlu ijin keramaian. “Pertandingan di stadion, tapi tanpa penonton dan disiarkan live. Jadi menonton di rumah masing-masing,”tutupnya.(R1)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com