SOPPENG, TIME BERITA, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bekerjasama dengan Bank Sulselbar Cabang Soppeng Launching Penggunaan Alat Payment Online system dan BPHTB online, di Cafe La Dafa, Kamis (04/07/2019).
Selain melaunching alat yang dinilai dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, juga dilakukan penyerahan alat perekam pajak online kepada wajib pajak.
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menyatakan mendukung adanya alat perekam pajak online yang akan dipasang di warung atau cafe.
Menurutnya, pajak sangat bermanfaat bagi bangsa dan negara terutama dalam pembangunan di berbagai sektor seperti Jalan dan sektor kesehatan.
Dia menambahkan, pemasangan alat perekam pada warung, hotel dan restoran itu, sudah sesuai aturan dan peraturan perundang-undangan dimana disebutkan 10 persen nilai transaksi akan dikenakan pajak.
“Dengan alat ini, pastinya wajib pajak tidak repot lagi menghitung berapa pajak yang harus dikeluarkan, karena dengan alat ini semuanya akan tercatat secara otomatis,”katanya.
Dia menjelaskan, dengan alat ini, pajak yang dikumpul pemilik Hotel, warung dan lainnya merupakan suatu kewajiban dilaksanakan, sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada.
“Untuk itu, kami menggandeng dan bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk memudahkan pumungatn pajak melalui alat ini. Dan setiap pemotongan pajak itu mendapat pengawasan langsung dari KPK, jadi harus betul diawasi semaksimal mungkin,”katanya.
Dia menyebutkan, Pengoperasian alat ini sangat mudah dan saya harap selalu memperhatikan kondisi alat ini. Sebab bisa saja error maka perlu diadakan pengecekan secara berkala dan disiapkan cadangan.
Ditempat yang sama, Kepala Bank Sulselbar Cabang Soppeng Asfan mengatakan, alat ini merupakan sarana untuk memudahkan wajib pajak mengetahui informasi dan penghitungan pajak usaha, sehingga pemilik usaha tidak repot lagi menghitungnya.
“Alat ini sangat memudahkan masyarakat Soppeng, untuk membayar pajak dan menghitung nilai pajak yang harus dibayarnya, sehingga pendapatan daerah bisa semakin digenjot,”ujarnya.
Pada kegiatan launching tersebut, turut dihadiri anggota Forkopimda Kabupaten Soppeng, Kepala SKPD terkait, dan para pemilik warung dan cafe terpilih sebagai bahan percontohan.(*)