PAREPARE, TIME BERITA –– Pekat Indonesia Bersatu DPD Parepare menyoal pemberhentian pekerjaan Gapura Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie di Tonrangeng, Keluraham Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.
Pemberhentian itu diduga melanggar administrasi perjanjian pekerjaan, karena diberhentikan secara sepihak oleh Pemerintah Kota Parepare.
Pekerjaan itu dikerjakan CV Bintang Sejati sebagai pemenang tender.
Ketua DPD Pekat IB Kota Parepare Hj Nurtiaty Sjam melalui Ketua Komifo Ruslan Nawir mengatakan, Perlu dipertegas alasan apa pemerintah memberhentikan pekerjaan itu.
Sementara rekanan dan PPK sudah menandatangani kontrak kerja, Bahkan surat perintah mulai kerja jauh hari sebelumnya sudah ditandatangani oleh PPKnya.
“Jika hanya persoalan adanya surat pengaduan dari masyarakat, kenapa baru sekarang dihentikan?, Dan masyarakat yang mana yang keberatan,”katanya sembari mempertanyakan permasalahannya.
Menurutnya, proyek yang mendapat perlawanan atau pengaduan masyarakat di Kota Parepare selama ini terjadi disejumlah lokasi, Tapi itu tetap dikerja.
Dia menyebutkan, Proyek yang pernah ditantang masyarakat, tapi tetap dilanjut seperti pekerjaan pagar di samping Pelabuhan Nusantara dan pekerjaan Panggung kesenian atau tribun mini di Lapangan Lemoe.
“Tapi itu semua tetap dikerja. Dan bukan hanya itu, masih banyak proyek yang lain di tolak oleh masyarakat. Tapi kenapa hanya pekerjaan gapura ini dihentikan,”tanyanya lagi.
Seharusnya pemerintah memanggil masyarakat dan rekanan untuk dibicarakan bersama masalah ini.
Sementara asisten I Pemerintahan Kota Parepare Aminah Amin yang dihubungi membenarkan pemberhentian pekerjaan itu.
Dia mengatakan, Alasan dihentikannya pekerjaan itu, karena adanya pengaduan dari warga setempat.
“Iye…kemarin itu dihentikan karena ada pengaduan keberatan dari masyarakat,”katanya melalui pesan singkatnya, Sabtu (01/02/2020).
Dia menambahkan, Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitat lokasi pekerjaan itu, karena alasan akses jalan.
“Tabe…masyarakat sekitar RS HAH, alasannya hanya soal akses jalan masyarakat,”katanya.(*)