PAREPARE, TIME BERITA, — Sejumlah nitizen kritik pembayaran iuran rekening listrik di kota Parepare begitu melonjat naik bahkan dua kali lipat, padahal tidak ada pengumuman atau penyampaian secara nasional yang disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo, hanya justru pemerintah pusat menggratiskan selama tiga bulan bagi warga pendemi di Indonesia mengenai iuran listrik bagi 450 VA sedangkan 900 VA diskon 50 persen.
Namun faktanya tidak demikian, di Parepare justru melonjak naik, sehingga nitizen melalui media sosial di Facebook curhat serperti di group Aku Cinta Parepare, diungkapkan akun Astrina Awali Putri ” tagihan bulan 3 dan bulan 4 hanya dibayar Rp. 58 ribu terus cek tagihan bulan 5 akhirnya bayar Rp,. 550 ribu naik 10 kali lipat, maksudnya apa ini PLN?? status ini banyak soroti kinerja PLN yang merugikan warga.
Akun Astri ini juga mengaplod bukti-bukti kuitansi mulai dari bulan Maret, April hingga bulan Mei dimana sangat berbeda angka yang tertera pada rekening bulan mei begitu melonjat naik tanpa ada penyampaian oleh pihak PLN Ranting Mattirotasi kota Parepare.
Selain iut, status Naya di akun pribadinya menuliskan “Assalamu alikum, tabe man Teman sahabat dumay adakah yang merasa pembayaran listrik bulan ini mengalami kenaikan yang signifikan.” status ini banyak juga yang komentari dan menyesalkan pihak PLN sepihak menaikkan iuran rekening dan lucunya ada yang naik ada yang tidak, sepertinya memilah-milah naik.
Pihak PLN mesti bertanggungjawab hal ini, bahkan ada nitizen akan melayankan somasi jika pihak PLN tidak menjelaskan maksud kenaikan iuran tersebut yang tidak senada dengan pemerintah pusat yang mengeratiskan pelanggan yang wattnya 450 VA dan 900 VA di diskon 50 persen. (sam)