PAREPARE,timeberita.com – Dua nama calon kandidat ketua Demokrat Parepare siap bersaing dan siapakah yang mampu rebut kursi ketua Demokrat Parepare, Rahmat Sjamsu Alam (RSA)?
Kedua nama tersebut ramai dibicarakan di internal partai Demokrat maupun eksternal yaitu H. Yangsmid Rahman alias Kiki dan Taqjuddin Djabar (TQ). Mampukah keduanya ini menggeser RSA pada musyawarah cabang (muscab) mendatang.
Setelah Taqjuddin Djabar (TQ) sudah resmi menjadi pengurus Demokrat wilayah provinsi Sulsel menjadi tantangan berat bagi RSA untuk menguasai kursi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Parepare mendatang.
Pasalnya, isu berkembang bahwa TQ akan di gadang menjadi ketua Demokrat Parepare oleh pengurus Provinsi Sulsel yang di nahkodai Nikmatullah.
Peluang besar TQ menjadi ketua Demokrat Parepare demi menuju pilwalkot mendatang 2024.
TQ saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya belum bisa membahas soal ketua DPC Demokrat Parepare, Ia lebih fokus pada pemilihan legislatif dan Pilpres mendatang.
Masuknya TQ menjadi pengurus Demokrat provinsi Sulsel untuk membantu pengurus provinsi tak lain untuk membesarkan Demokrat dan konsolidasi secara internal dan eksternal agar kepengurusan lebih bekerja dengan baik di bawah komando Nikmatullah.
“Saya belum bisa berkomentar soal Demokrat karena saya masih baru, termasuk mengenai kepengurusan DPC Demokrat Parepare,”katanya.
Kalau ada isu berkembang bahwa dirinya akan menjadi ketua Demokrat Parepare itu hal yang wajar saja sesuai pandangan warga atau teman media di kota Parepare.
“Saya belum fokus ke masalah kepengurusan Parepare kalau ada isu soal saya menjadi calon ketua Demokrat Parepare itu hanya asumsi dan opini masyarakat saja yang jelas saya bekerja sesuai tupoksi saya di provinsi,”kata TQ.
Sedangkan Rahmat Sjamsu Alam (RSA) yang masih ketua Demokrat Parepare masih tetap optimis menjadi ketua Demokrat walaupun di internal partai milik SBY ini diisukan bahwa RSA lebih cenderung ke lawan Politik Nikmatullah, yaitu Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sehingga RSA terancam akan digeser posisinya. Itulah politik tidak ada teman dan lawan abadi, tapi hanya ada kepentingan politik demi pemenang pemilu.
Selama RSA menjadi ketua Demokrat yang ke dua kalinya ini telah membuktikan bahwa suara kursi Demokrat tetap menduduki unsur pimpinan di legislatif kota Parepare walaupun turun satu kursi dari empat kursi sebelumnya dan sekarang menjadi tiga kursi di DPRD, tapi tetap berhak mendapat kursi pimpinan wakil ketua DPRD Parepare sekarang ini.
Nah, jika disingkirkan ketua Demokrat Parepare, apakah kedua calon ketua Demokrat Parepare bisa menambah kursi di legislatif ataukah turun ? Maka itu tergantung dari Kiki dan TQ jika menahkodai Demokrat Parepare mendatang.
RSA saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp bahwa belum ada pembahas soal muscab Demokrat Parepare.
RSA datang ke acara Demokrat Provinsi Sulsel hanya untuk mengikuti dan menghadiri pelantikan pengurus dan ketua DPD Provinsi Sulsel, Nikmatullah.
Ia mengatakan setelah pelantikan dilaksanakan lalu dilanjutkan Rakorda persiapan verifikasi partai politik dan diperintahkan para ketua DPC dan Anggota DPRD mengawal hal tersebut.
Artinya, kata RSA, terkait muscab belum ada jadwal. Dalam AD / ART partai demokrat pemilihan ketua DPC sama dengan metode pemilihan ketua DPD Provinsi Sulsel.
Calon ketua sudah memenuhi syarat 20% maka sudah dinyatakan calon ketua dan selanjutnya penentuan diserahkan ke Tim 5 yg terdiri dari 3 DPP dan 2 DPD.
“Sesuai arahan DPD kami masih fokus pada persiapan verifikasi partai, belum ada pembicaraan muscab, apalagi ketua terpilih nanti akan ditentukan oleh DPP dan DPD melalui Tim 5.”katanya
Ketika media bertanya tentang nasib RSA selaku ketua DPC Demokrat Parepare, Ia tidak menanggapi soal dirinya apakah masih diinginkan oleh ketua DPD Demokrat Sulsel menduduki DPC Demokrat Parepare, itu akan di bahas Muscab mendatang.
Dihubungi terpisah, Yangsmid Rahman disapa H. Kiki menanggapi soal dirinya akan maju bursa calon ketua DPC Demokrat Parepare itu juga disebut di internal partai bahkan dirinya siap maju jika ada sinyal dari ketua DPD Demokrat Provinsi Sulsel.
“Kalau saya diizinkan maju oleh pengurus Demokrat Provinsi maka, Insyah Allah saya siap ikut berkompetisi karena saya adalah kader Demokrat,”jelasnya.
Kalau dirinya dipercayakan ketua DPC Demokrat maka siap menambah kursi lagi di DPRD,”dulu empat kursi sekarang sisa tiga dan kedepan harus tambah kursi lagi demi merebut kursi unsur pimpinan,”janjinya.
Soal kapan pelaksanaan muscab Demokrat Parepare, Kiki belum tau kapan jadwalnya yang jelas sekarang pengurus DPD Demokrat Provinsi Sulsel baru dilantik dan menyusun rencana program selanjutnya termasuk pembahasan agenda pileg, pilpres dan pilkada. (**SMR)