SOPPENG, TIME BERITA — Banjir yang merendam tiga kecamatan di Kabupaten Soppeng sejak tiga hari yang lalu hingga kini penangan dari pihak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPDB) masih minim atau lambang. Hal itu dikatakan Ketua LSM Pelita Keadilan Nur Alam Abra, Selasa (14/01/2020).
Dia menyesalkan lambangnya BPBD untuk mendata korban bencana.
“Seharusnya BPBD Kabupaten Soppeng, sudah ada data korban bencana, apalagi kejiadian kan menjelang tiga hari. Jika memang tidak ada datanya, berarti kinerja Kepala BPBD Soppeng perlu dipertanyakan,”katanya.
Dia menyebutkan, sesuai hasil inbestigasi dilakosi ada tiga Kecamatan yany terdampak banjir dan ribuan rumah warga terendam. Bahkan fasilitas umum dan pemerintah juga terendam banjir.
“Hasil investigasi kami,tiga kecamatan yang terdampak banjir yakni, Kecamatan Marioriawa, Kecamatan Ganra,dan Kecamatan Donri-Donri,”sebutnya.
Namun, pihak BPBD belum ada data ril hingha banjir memasuki hari ke tiga.
Sementara itu, Kadis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng Sahrani mengaku jika sampai saat ini pihaknya belum melalukan pendataan secara keseluruhan dampak banjir tersebut.
“Kami masih menunggu data dari desa dan kelurahan serta instansi terkait,”singkat Sahrani dibalik telponnya. (*)