Kinerja Inspektorat Dipertanyakan, Di Duga Terima Uang Dari Kepala Desa

SOPPENG, TIME BERITA.COM — Kinerja Inspektorat dipertanyakan, selama ini tidak ada temuan pelanggaran yang dilaporkan kepenegak hukum, Jumat (09/10/2020).

Bahkan, sejumlah kepala desa yang dilaporkan merupakan hasil temuan warga.

Yang menjadi pertanyaan, Inspektur Kabupaten Soppeng berani mengeluarkan surat bebas temuan kepada kepala desa sebelum pencalonan yang lalu.

Namun, setelah proses pemilihan, inspektur melaporkan adanya pengembalian dana yang dilakukan oleh sejumlah kepala desa yang sudah terpilih kembali.

“Ini yang menjadi pertanyaan. Diduga inspektur sudah terima uang dari kepala desa untuk memuluskan pekerjaannya,”kata Ketua LSM Forum Keadilan Andi Pangurisen.

Dia menambahkan, Kecurigaan ini dapat dikuatkan, karena dari sekian banyak kepala desa yang dilaporkan, hanya dua kepala desa yang ditindaklanjuti dan sudah divonis.

“Kenapa hanya dua, sementara laporannya sama dengan dugaan penyalagunaan anggaran dana desa,”tegasnya.

Dia menyebutkan,Kepala Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa merupakan sala satu kepala desa yang dilaporkan melakukan pelanggaran hukum, malahan mendapat surat bebas temuan dari Inspektorat Kabupaten Soppeng selaku tim audit.

Dan, kepala desa Bulue terpilih kembali sebagai kepala desa.

“Sementara aturannya, seseorang tidak dapat ikut pencalonan jika tersangkut hukum. Tapi karena kepala inspektorat mengeluarkan surat bebas temuan, makanya yang bersangkutan ikut pemilihan dan terpilih,”tuturnya kecewa.

Dia menyesalkan, Pelaksaksanaan kegiatan DD/ADD (Dana Desa / Alokasi Dana Desa) yang diduga sarat dengan pelangaran.

“Kita melihat selama ini Inspektorat seolah-olah memback up dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum-oknum kepala desa,”katanya.

Sementara, Inspektur Kabupaten Soppeng A Mahmud yang dihubungi belum memberikan jawaban.(R1)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com