MAKASSAR, timeberita.com – Untuk mengendarai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maju pemilihan walikota (Pilwakot) Parepare maka Bakal Calon (Balon) Walikota Parepare di tes.
Dari 4 calon Kandidat yang mendaftar di PKS saat dibukanya penjaringan hanya tiga yang diundang oleh pengurus DPW PKS Sulel untuk di tes di Makassar.
Ketiga kandidat yang di tes tersebut yaitu Ir. H. Muhammad Zaini (MZ), Dr. A. Faisal Andi Sapada (FAS) dan H. Surianto, S.Ag (HS). Sedangkan Tasming Hamid (TSM) tidak diundang oleh PKS di tes.
Balon Walikota Parepare, Surianto di tes usai shalat Jumat (26/4/2024) lalu FAS sekitar pukul 15:00 sampai pukul 16:30 dan terakhir MZ di tes mulai pukul 16:30 sampai 17:40 wita.
Ketiganya di tes oleh pengurus DPW PKS Sulel dipimpin langsung Ketua DPW PKS Sulel Amri Arsyid bersama ketua DPD PKS Parepare, Muh. Samsir Husain dan pengurus lainnya di tempatkan kafe Black Canyon Makassar.
Ada tiga pernyataan yang disampaikan ketiga kandidat Walikota Parepare 2024-2029 yaitu masalah pasangan calon (Paslon), dana dan koalisi.
Hal ini dibenarkan oleh Cawalkot (Calon Walikota) Parepare Surianto usai melakukan tes fit and propertest oleh pengurus.
Surianto menjelaskan untuk mengendarai partai PKS harus siap segalanya,”saya baru tiga kursi sebagai ketua Partai Gerindra Parepare untuk maju harus ada partai koalisi karena partai PKS hanya dua kursi berarti cukup 5 kursi sudah bisa maju Pilwakot,”jelasnya.
Untuk mengendarai PKS harus siap segalanya baik soal pasangan, masalah budget maupun koalisi harus komitmen memenangkan Paslon nantinya.

Sementara MZ, siap mengikuti prosedur PKS mengenai soal Pilwakot termasuk soal pasangan harus dilakukan melalui survei tim independen nantinya baik yang disiapkan oleh PKS maupun disiapkan oleh calon.
“Saya siap ikuti prosedur di PKS soal Pilwalkot Parepare,”jelasnya.
Sementara ketua DPW PKS Sulel, Amri Arsyid mengatakan bahwa PKS masih butuh koalisi untuk mengusung Paslon, maka diminta kepada calon kerjasama untuk membangun komunikasi partai lain untuk berkoalisi.
“DPP PKS pusat akan memberikan rekomendasi bagi calon walikota yang sudah siap bertarung dan menang bersama PKS,”tegasnya.
Soal Paslon nantinya ditentukan oleh bakal calon Walikota yang menentukan sikap.”kami mau saat ada rekomendasi dari PKS maka sudah bisa menentukan pasangannya,”jelasnya.(*Sam)