PAREPARE, timeberita.com – Heboh video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pegawai Puskesmas Lauleng ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kosnya. Sejumlah kejanggalan langsung menuai pertanyaan dari netizen dan warga Parepare.
Dalam video yang beredar, lokasi tempat korban gantung diri dinilai ganjal. Posisi kaki korban terlihat masih menyentuh lantai, sementara tali yang digunakan hanya diikatkan pada daun jendela. Hal ini memicu spekulasi di kalangan warganet mengenai penyebab pasti kematian korban.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Agus Purwanto, memberikan klarifikasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kematian pegawai Puskesmas Lauleng murni disebabkan bunuh diri.
“Hasil pemeriksaan oleh dokter di RSU Andi Makkasau Parepare tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tegas Agus, Senin (23/2/2026).
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban nekat mengakhiri hidupnya karena masalah asmara dengan mantan pacarnya.
Informasi mengenai aksi nekat tersebut diketahui pertama kali dari mantan pacar korban berinisial An, yang menyampaikan melalui chat kepada temannya bahwa korban gantung diri di kosnya.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka tidak keberatan atas kematian korban dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi. (**)