PAREPARE, timeberita.com – Geliat transaksi digital di Kota Parepare semakin nyata. Malam tadi, Rabu (20/8/2025), Warkop Pelita yang biasanya ramai dengan obrolan santai, berubah menjadi ruang kelas digital.
Diadakanlah rapat persiapan Training of Trainers (ToT) pimpinan Daerah Muhammadiyah, aplikasi AJPAR (Aplikasi Jempolan Parepare), yang bertujuan mencetak duta-duta digital baru untuk masyarakat.
Acara yang berlangsung hangat penuh semangat itu bukan sekadar rapat biasa. Seluruh peserta yang hadir secara aktif telah melakukan download aplikasi AJPAR dan yang lebih menarik, mereka langsung mempraktikkan atau mensimulasikan transaksi pembayaran untuk membeli secangkir kopi menggunakan aplikasi tersebut.
“Ini langkah yang sangat konkret. Kami tidak hanya teori, tapi langsung praktik. Semua peserta sudah merasakan langsung kemudahan bertransaksi dengan AJPAR untuk bayar kopi di Warkop ini. Pengalaman pertama yang sangat smooth,” ujar, Ibrahim Fattah dengan semangat.
ToT pimpinan Daerah Muhammadiyah, AJPAR ini memiliki misi strategis, yaitu multiplier effect (efek berlipat). Para peserta yang telah paham dan mahir menggunakan AJPAR diharapkan dapat menjadi tutor bagi orang lain di lingkungannya, baik keluarga, teman, maupun rekan kerja.
Tujuannya jelas yaitu agar semakin banyak masyarakat Parepare yang paham dan mampu menjelaskan cara menggunakan AJPAR untuk bertransaksi virtual.
Dengan AJPAR, dompet digital sudah tersedia di dalam genggaman handphone (HP) masyarakat. Seluruh saldo dan transaksi dapat diakses dengan mudah dan aman melalui aplikasi tersebut.
Keberhasilan simulasi di Warkop Pelita ini menjadi sinyal positif bagi percepatan adopsi teknologi finansial di Parepare. Gerakan dimulai dari secangkir kopi, dan siap menjalar ke seluruh penjuru kota. (**)