PAREPARE, timeberita.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan punya survei internal untuk menentukan pilihan kader yang layak untuk ikut berkonpetisi.
Hal itu disampaikan oleh Ketua harian DPD I Partai Golkar Kadir Halik yang ditemui usai melantik pengurus PSTI di GOR Bulog, Parepare, Sabtu (18/12/2021).
Dia mengakui, Kepemimpinan Taufan Pawe di DPD I sejumlah pengurus DPD II mengalami kisru.
Bahakan, Musda DPD II ditenggarai banyak pelanggaran.Mulai penentuan calon hingga polemik kepengurusan yang bersebrangan.
“Untuk Musda di Parepare, kami sudah sampaikan ke Pusat,”bebernya.
Dia menambahkan, Untuk survei yang dilakukan selama ini, itu untuk menentukan siapa kader yang layak untuk diusung maju berkonpetisi.
“Ia. Bisa saja, belum tentu ketua DPD bisa kendarai Partai Golkar, “katanya.
Untuk kader yang masuk dalam bursa survei calon gubernur ada beberapa nama.
Seperti, Andi Sudirman Suleman, Adnan, Erwin, Indah (Bupati Lutra), Bupati Soppeng dan Bupati Bone, Kalau Parepare tidak masuk.
“Kalau berbicara kader senior, ya. Taufan Pawe itu masih baru,”ujarnya.
Survei Indah lebih tinggai dari Taufan Pawe.
“Hasil survei dari lembaga luar partai, itu kita liat survei Taufan Pawe hanya 1,1 persen,”bebernya.
Sementara, Untuk Pilwalkot Parepare, Ada H Surianto, Beliau punya potensi dan memenuhi syarat untuk betarung.
“Dia kader golkar dan pernh menjadi anggota DPR di Kalimantan,”ujarnya sembari menunjuk H Surianto.
Golkar punya mekanisme. Untuk melihat tred dari masyarkat.(*)