PAREPARE, timeberita.com- Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Ramli, S.Sos, M.Si, M.M turut hadir dalam acara Doa lintas Agama dalam rangka HUT ke-76 Bhayangkara di Ruang Vidcom Lt.2 Polres Parepare tepatnya jalan Andi Mappatola, Ujung Sabbang, Kec. Ujung, Kota Parepare, Jumat (01/07/2022) sekitar pukul 19.30 Wita.
Turut hadir dalam acara Doa lintas Agama di antaranya AKBP ANDIKO WICAKSONO, S.I.K.( Kapolres Parepare ), NY. dr. LIONI ANDIKO WICAKSONO ( Ketua Bhayangkari Cabang Parepare )
KOMPOL RAMLI, S.Sos., M.Si., M.M ( Dan Yon B Brimob Polda Sulsel ), KOMPOL SUGENG SUPRIJANTO. S.Pd.,M.H ( Waka Polres Parepare ), NY. dr. HERA SUGENG ( Wakil ketua Bhayangkari Cabang Parepare ), KOMPOL NURDIN, S.Sos ( Kabag Sdm ), KOMPOL H. NURDIN ( Kabag Log ), AKP BURHANUDDIN, S.H ( Kabag Ops ), Para Kasat, Kapolsek Jajaran Polres Parepare, LETDA INF AGUS BAKRI ( Pa Sandi Kodim 1405 / Mlts ), IPTU ANDI EKA SAPUTRA, SE ( PS. Wadanki 4 Yon B Brimob Polda Sulsel, IPDA H. ARWAN TENRIODDANG, S.H ( Kanit Provos Sipropam ), Pengurus Bhayangkari Cabang Parepare, Ketua FKUB Drs. H. ZAINAL ARIFIN, M. Th, Ketua BAMAG Pdt. JONI PUNE, M. Th, Tokoh Agama Kristen Khatolik MAXIMUS, Tokoh Agama Hindu TAHIR MILO, Tokoh Agama Buddha HENDRA dan Tokoh Agama Kong Hu Chu SONNY FULOK.
Di temui di lokasi acara, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Ramli mengatakan, bahwa kegiatan doa lintas agama ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga dengan berkat doa, Polri diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Khususnya dalam mendukung program Pemerintah.
“dengan mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa bergandeng tangan menjunjung tinggi kebhinekaan. Menjaga toleransi ditengah keberagaman budaya, menangkal radikalisme serta pemantapan kerukunan umat beragama,” kata Ramli.
Kegiatan berakhir pada pukul 22.30 Wita, Dalam kegiatan doa bersama kali ini, Polri mengundang 6 tokoh lintas agama. Yaitu tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. Keenam tokoh agama ini menyampaikan doa secara bergantian. Sehingga mencerminkan kebhinekaan. (Humas)