PAREPARE, TIME BERITA — Sejumlah ruas jalan di pusat Kota Parepare terendam banjir dampak hujan yang berkepanjangan sejak sore tadi hingga larut malam, Senin (17/02/2020).
Selain jalan raya, Rumah warga pun terendam banjir. Dari pantauan dilapangan Jalan yang terendam banjir mulai Jalan Lahalede, Muhammadiyah, Panti Asuhan, Kebun Sayur, Abubakar Lambogo, Andi Sinta dan Hastomjalan serta Jalan Bau Massepe. Dan pemukiman warga di Kelurahan Cappa Galung.
Banjir kali ini menjadi banjir terparah, hal itu dikatakan Adi warga Jalan Panti Asuhan dikediamannya.
“Air sampai lutut orang dewasa, dikhawatirkan airnya terus bertambah, mengingat hujan masih turun sampai sekarang,”katanya.
Ditempat berbeda, Muh Arsyad mengatakan, banjir ini dapat dikatakan terparah dibanding sebelumnya.
“Sudah puluhan tahun saya disini dan baru kali ini, banjir seperti ini,”katanya.
Sementar Rusli, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare yang dihubungi mengatakan, Hasil pemantauan yang dilakukan ada tiga titik tergenang akibat curah hujan, yakni Jalan Lahalede, Jalan Bau Massepe dan Jalan Veteran.
“Ada tiga titik tergenang air akibat curah hujan, Jalan Lahalede (sudah normal), Jalan Bau Massepe (sudah normal) dan Jalan Veteran berlahan-lahan air sudah surut.”akuhnya.
Dia mengupayakan untuk mengarahkan kendaraan yang melintas di Jalan tersebut untuk memilih jalan alternatif.
“Kami mengarahkan kendaraan ke jalan alternatif serta menyarangkan kepada pengguna kendaran untuk mengurangi kecepatan laju kendaraanya,”tutupnya.(*)