Petani Di Soppeng Menagih Janji PSDA Sulsel

SOPPENG, TIME BERITA, — Bendungan Toddang Saloe Desa Kessing Kecamatan,Donri-donri kondisi sudah sangat memprihatinkan karena mercu suplesi (Bangunan yang melintang di Sungai) telah roboh dampak aliraan air yang deras. Rabu (01/05).

Dengan demikian,pengairan persawahan di dua Desa sekitar Bendungan tersebut tidak dapat lagi pasokan air.

Sudirman,Ketua kelompok tani Desa Kessing mengatakan, Dampak robohnya mercu suplesi Bendungan Toddang Saloe,sejumlah kelompok tani yang ada di Desa Kessing dan Desa Leworeng terancam tidak bisa menanam padi
,karena tidak mendapat pasokan air dari Bendungan tersebut.

Dia menyebutkan,luas area perswahan garapan kelompok tani yang ada diwilayah ini diperkirakan kurang lebih 500 hektar. Ada 8 kelompok tani yang hanya mengandalkan air dari Bendungan tersebut yakni, Lemompatue, Jawi-jawie, Mamparimeng 1, Mamparimeng 2, Mattirowalie, Mabburo, Benange dan Benange 1.

Sementara Nur Alam Abra ketua Gapoktan Anugrah Desa Kessing saat di konfirmasi mengatakan,jika pihaknya sudah menyurat ke UPTD PSDA Ranting Soppeng Utara terkait robohnya mercu suplesi Bendungan Toddang Saloe.

“Kami sudah bersurat ke UPTD PSDA untuk segera menindaklanjuti robohnya mercu suplesi Bendungan tersebut,”katanya.

Dia menambahkan,Kepala Bidang OP irigasi SDA Sulsel, Burhanuddin Akib sudah meninjau langsun bendungan tersebut. Pada peninjauannya, Burhanuddin Akib berjanji akan memperbaiki kerusakan pada Bendungan Toddang Saloe tahun 2019 ini.

“Burhanuddin Akib berjanji akan proritaskan perbaikan Bendungan ini pada anggaran pokok tahun 2019.Tapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda untuk dikerjakan, Bahkan kerusakan Bendungan ini sudah sangat parah,”keluhnya menagih janji.(*)