- Ternyata Ibu Tiri ini Tegah Membunuh Anak 5 Tahun
SIDRAP, TIME BERITA –Jajaran Polres Sidrap dan Polres Pinrang berhasil mengungkap pelaku dugaan pembunuhan boca berusia 5 tahun asal kabupaten Pinrang yang ditemukan tewas tanpa kepala di di saluran induk Irigasi Galung Asera, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae kabupaten Sidrap pekan lalu.
Pembunuhan boca berusia 5 tahun atas nama Haikal ternyata tak lain ibu tirinya sendiri bernama Lia setelah dicurigai oleh pihak aparat penyidik Polres Sidrap bersama Polres Pinrang.
Pelaku pembunuhan ini terungkap saat ibu tiri korban bernama Lia warga kabupaten Sidrap yang berpura-pura membesok Haikal rumah sakit Nene Mallomo Sidrap saat di evakuasi oleh penyidik untuk diidentifiasi.
Namun pihak penyidik curiga gerak-gerik pelaku saat ibu tiri ini melihat Haikal di rumah sakit Nenek Mallomo sehingga polisi langsung meminta keterangan lebih lanjut dan hasilnya ternyata kecurigaan polisi benar, ternyata pelakunya Lia ibu tiri korban.
Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika membenarkan bahwa terduga pelaku telah mengakui segala perbuatannya.
Penuturan terduga pelaku, kata Benny, terduga pelaku menculik Haikal dari dalam kamar rumahnya subuh menjelang pagi. Haikal di bawa keluar rumah oleh terduga dalam kondisi korban masih tertidur.
“Terduga pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan yang sementara direnovasi. Terduga pelaku menggendong korban yang dalam keadaan tidur keluar rumah dan membawa menuju sepeda motor matic yang digunakan pelaku,” kata Benny, Jumat,(1/5/20).
Lanjut Benny, terduga pelaku kemudian membawa korban, dimana posisi korban pada saat di atas motor sedang berdiri di depan terduga pelaku. Dalam perjalanan, korban terbangun, sementara terduga pelaku mengarah pulang kerumahnya melalui jalan poros Pinrang – Parepare menuju Sidrap.
Namun entah apa yang merasuki pikiran terduga pelaku sehingga ia menghentikan sepeda motornya tak jauh dari sebuah jembatan di Kampung Tangkoli Kecamatan Baranti Sidrap Saat itulah korban turun dari sepeda motor dan berjalan ke arah tengah jembatan yang dituntun oleh terduga pelaku.
“Nah, saat korban melihat ke bawah, saat itulah terduga pelaku mendorong korban ke sungai hingga hanyut, selanjutnya terduga pelaku meninggalkan tempat tersebut dan pulang kerumahnya,” akunya.
Kabar ditemukannya mayat Haikal, katag Benny, seolah-olah baru diketahui oleh terduga pelaku setelah disampaikan oleh saudaranya. Namun belum di tahu apa motif dalam pembunuhan ini karena pihak polisi masih mendalami kasusnya. (***)