Vaksin Sinovac Sesuai Standar WHO Dan Lolos Uji BPOM

JAKARTA, TIME BERITA.COM — Penyebaran virus Covid19 saat ini masih terus meningkat di sebagian wilayah di Idonesia.

Melihat hal itu, pemerintah sudah melakukan berbagai langkah dan upayah untuk menekan angka peningkatan tersebut, Salahsatunya vaksinasi nasional.

Untuk vaksinasi nasional ini, pemerintah pusat sudah melakukan pendistribusian vaksin ke seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian Dewan Pers dan BBC Media Action bekerjasama dengan Kementrian Kominfo melaksanakan Diskusi melalui aplikasi zoom dengan tema Vaksinasi Covid19, Perubahan Perilaku dan Desiminasi Informasi, Jumat (08/01/2021).

Pada kesempatan itu, Irma Hidayana narasumber Menjelaskan, Sesuai hasil survei yang dilakukan menemukan masih tingginya persentase masyarakat yang menolak vaksinasi.

Dia menyebutkan, mayoritas responden khawatir dan percaya bahwa pandemi covid19 berdampak buruk bagi kesehatan.

Namun sebagian besar justru masih ragu-ragu menerima vaksin covid19.

“Kesimpulannya, sebanyak 69 persen responden menyatakan ragu-ragu hingga tidak bersedia menerima vaksin biofarma sinovac,”jelasnya.

Sementara, Widodo Muktiyo Pejabat Kemenentrian Kominfo mengatakan, Vaksin Sinovac ini sudah lolos BPOM dan perlu diketahui jika vaksin ini sesuai standar WHO.

“Tidak mungkin pemerintah mau mencelakai rakayatnya. Marilah kita bersama-sama menyakini jika vaksin ini untuk mencegah virus19,”katanya.

Dia menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pemberitaan dan atau informasi hoaks yang beredar di media sosial.

“Efek dari vaksin, sudah pasti ada. Tapi sangat kecil efek sampingnya, Bahkan efek yang ditimbulkan dari vaksin akan meningkatkan imun tubuh,”katanya.

Dia menyebutkan, Penggunaan vaksin berbeda-beda, tetapi sesuai standar WHO dan lolos dari BPOM.(*)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com